Di dalam pembuatan sebuah desain yang hebat, pemilihan warna adalah hal yang sangat krusial. Secara psikologis, warna-warna tertentu bisa mengubah persepsi dari audiens atau orang yang melihat desain kita.

Ada warna merah yang menampilkan keberanian dan memiliki nuansa yang kuat. Ada juga warna putih yang sangat menggambarkan kejernihan, suci dan kejelasan terhadap sesuatu. Namun, tidak banyak yang menyadari pentingnya kombinasi warna yang diterapkan kedalam sebuah desain.

Untuk mendapatkan hasil desain yang memuaskan dari sudut pandang warna, berikut adalah 4 hal yang harus dihindari saat mengkombinasikan warna.

1. Warna yang ditampilkan tidak kontras

Satu prinsipil umum dalam dunia desain adalah kontras. Perbedaan yang mencolok dari beberapa warna bisa menghasilkan tampilan yang bagus untuk dikombinasikan. Ketika warna yang dikombinasikan merupakan warna yang mendekati sama, hasilnya tidak akan terlihat.

Ketika warna latar belakang hijau dan tulisan anda dibuat hijau, maka kemungkinan besar apa yang ingin anda sampaikan tidak akan berjalan lancar. Lebih lagi, audiens akan memberikan kesan yang tidak bagus untuk Anda. Jadi kombinasikanlah warna yang kontras sehingga tulisan dan pesan yang ingin disampaikan bisa diterima audiens dengan baik.

2. Terlalu banyak pilihan warna

Pelangi boleh saja indah dipandang, namun beda jika diterapkan didalam sebuah desain presentasi. Terlalu banyak warna tidak akan membuat sebuah desain menjadi menarik. Sebaliknya, hal itu akan membuat desain terkesan riweuh. Lebih lagi, banyak sekali konten yang harus dimasukan.

Esensi dari sebuah desain adalah membuatnya lebih menarik dilihat. Namun, segala hal yang berlebihan tidak bisa dinikmati estetikanya. Ketika warna yang dimasukan kedalam suatu desain terlalu banyak, estetika akan hilang. Jadi, pastikan untuk tidak menampilkan banyak pilihan warna kedalam suatu desain.

3. Kombinasi warna yang tidak cocok

Jika Anda kombinasikan warna gelap dilatar dengan konten tulisan berwarna biru navy, percayalah audiens Anda tidak akan merasakan nyaman melihatnya. Juga, bila anda kombinasikan warna merah terang di latar dengan tulisan berwarna hijau terang, hilang sudah estetika desainnya.

Gambar 1. Sampel Bad Choice color combination dari sitepoint.com

Gambar 2. Sampel Bad Choice color combination dari designwebkit.com

Jika Anda mengalami kesulitan untuk mengkombinasikan warna, sudah saat nya anda harus membaca artikel ini. (refer ke artikel website yang bisa mengkombinasikan warna)

4. Warna yang tidak sesuai konten

Warna sudah bagus dikombinasikan, warna-warna cerah dan elegan yang menarik diperlihatkan. Namun, apakah kesan dan estetika tetap didapat ketika warna-warna itu disalurkan kedalam desain yang tujuannya untuk mengeskpresikan duka cita. Tentu tidak, yang ada malah membuat orang memberikan kesan buruk kepada kita.

Untuk memastikan warna kita sesuai konten, hal yang paling mudah adalah mengetahui untuk apa desain kita dibuat. Selalu ada tema, dan tujuan yang ingin dicapai. Jika tema tersebut menerangkan tentang lingkungan, maka warna yang paling cocok adalah hijau dan biru yang melambangkan pepohonan dan warna bumi.

Ada juga cara mengkombinasikan warna yang pas sesuai konten adalah merujuk pada logo atau ciri khas dari tema yang akan dibawakan. Misalnya, PocariSweat dengan logo tulisan yang berwarna biru dan latar putih, maka baiknya kita memberikan warna biru dan putih untuk mencocokkannya dengan konten.

Itulah 4 hal yang harus dihindari ketika memainkan warna kedalam desain tertentu.

Bila Anda ingin tahu lebih banyak mengenai desain presentasi dan tips membuat presentasi yang powerful silahkan ikuti workshop Powerful Point dari Tokopresentasi.com, dim

Untuk pendaftaran workshop Powerful Point, klik di sini

Jadwal public class selama tahun 2017, klik di sini

Website: www.tokopresentasi.com

Email: info@tokopresentasi.com

Phone: 0812 8905 030 / 0812 8816 5156

BBM: 5795FBDD