Jika Anda menjadi seorang pembicara atau presenter, mempresentasikan satu topik atau menyampaikan satu pesan, bagaimana anda melakukannya? Apakah cara yang Anda pakai untuk selama ini sudah berhasil? Jika belum sudah sepatutnya anda memulai membaca artikel 4 Ted Talks tentang Public Speaking  sebelum membaca artikel ini.

Di artikel sebelumnya, ada 4 pelajaran penting dari TED Talks tentang strategi berbicara di depan umum. Masih banyak pelajaran yang diambil dari TED Talks termasuk 4 Ted Talks tentang presentasi hebat di bawah ini yang wajib anda ketahui.

1. The Gorden Circle

Simon Sinek dengan judulnya How great leaders inspire action mengungkapkan ada satu lingkaran besar berisi tiga poin yang harus ada dalam sebuah presentasi. Lingkaran paling luar disebut “What”, diikuti oleh “How” dan di paling inti adalah “Why”. Sebuah presentasi yang dapat menginspirasi dimulai dari apa yang sebenarnya terjadi atau yang sedang dikerjakan, bagaimana bisa terjadi atau bagaimana bisa dikerjakan, dan terakhir mengapa mereka terjadi atau mengapa mereka mengerjakan itu.

Ini adalah sebuah penegasan dari satu masalah, satu gerakan, yang dapat mempengaruhi perspektif audiens anda. Anda juga bisa melakukannya secara terbalik untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

2. Terhubung dengan audiens Anda

Once Upon a time, my mother… oleh Carmen Agra Deedy, menjelaskan bahwa untuk mendapatkan hasil yang bagus, Anda harus selalu terhubung dengan audiens anda. Dalam pertunjukan ini, Carmen mengawali presentasinya dengan menceritakan satu cerita tentang mamahnya yang kisahnya sangat umum dan bisa menyatukan persepsi audiensnya. Nah ketika itu, kita dan audiens sama-sama terhubung dan penyaluran informasi dan pesan dapat dilakukan dengan mudah.

Hubungkan topik yang anda pilih dengan mempresentasikannya dengan cara yang bisa terhubung dengan audiens. Caranya adalah mengeneralkan topik anda menjadi hal yang umum yang notabene audiens anda tahu akan hal itu.

3. Gesture atau Bahasa Tubuh

Your body language shapes who you are oleh Amy Cuddy menjelaskan, gestur dan bahasa tubuh mempengaruhi tingkah laku Anda. Contohnya, anda senyum maka anda menunjukan bahagia, hangat. Perkuat presentasi anda dengan menjaga posisi tubuh terbuka dan fleksibel, daripada hanya terjebak pada satu spot dan kaku.

4. Ice Breaking

Ice Breaking adalah jeda disela-sela presentasi yang mengikutsertakan audiens untuk kembali segar dengan melakukan beberapa permainan bersama atau intermezzo.  Joe Kowan dengan judulnya How I beat stage fright. Yang paling menarik dari topik yang dibawakan oleh Joe Kowan ini adalah dengan menceritakan bagaimana dia takut akan panggung, gugup pentas didepan tapi berkeinginan untuk menjadi penyanyi solo. Lalu dia akhirnya membuat satu lagu, menceritakan bagaimana dia takut akan panggung dan semua perasaannya.

Menyanyikan lagu ini saat memulai pembicaraan membuat dia terhubung dengan audiensnya. Di satu sisi audiens merasa nyaman dengan bagaimana dia mencurahkan isi hatinya pertama kali, dan kagum serta apresiasi itu bisa menghilangkan rasa demam panggungnya.

Memulai dengan sesuatu yang lucu, atau menampilkan sebuah video yang seru, atau anekdot atau permainan bisa membuat audiens anda terhubung dan lebih santai. Ice breaking juga bisa dilakukan di tengah-tengah presentasi atau langsung ketika mengawalinya.

Bila Anda ingin tahu lebih banyak mengenai desain presentasi dan tips membuat presentasi yang powerful silahkan ikuti workshop Powerful Point dari Tokopresentasi.com

Untuk pendaftaran workshop Powerful Point, klik di sini

Jadwal public class selama tahun 2017, klik di sini

Website: www.tokopresentasi.com

Email: info@tokopresentasi.com

Phone: 0812 8905 030 / 0812 8816 5156

BBM: 5795FBDD

 

Ted Talks Links as resources:

  1. https://www.ted.com/talks/simon_sinek_how_great_leaders_inspire_action
  2. https://www.ted.com/talks/carmen_agra_deedy_spins_stories
  3. https://www.ted.com/talks/amy_cuddy_your_body_language_shapes_who_you_are
  4. https://www.ted.com/talks/joe_kowan_how_i_beat_stage_fright