Melakukan presentasi adalah mengirimkan pesan Anda kepada audiens. Permasalahan yang sering muncul adalah apakah pesannya sampai atau tidak kepada audiens. Namun, ada hal yang lebih mengkhawatirkan daripada pesan itu. Melakukan presentasi yang seperti dibawah ini bisa saja membunuh anda, menghancurkan reputasi anda, bahkan membuat anda dilihat sebelah mata.

Di bawah ini adalah poin-poin yang dapat menyebabkan anda death by powerpoint

1. Terlalu banyak tulisan

Pada saat anda melakukan presentasi, audiens akan memperhatikan yang anda sampaikan secara verbal atau membaca slide presentasi anda. Satu hal yang pasti, audiens tidak akan melakukan keduanya di saat yang bersamaan.

Percayalah, jika satu slide tampilan Anda dipenuhi dengan tulisan maka jangan berharap audiens Anda memperhatikan anda. Audiens pun pasti akan merasa lelah saat harus membaca teks yang terlalu banyak.

2. Menggunakan kombinasi warna yang tidak tepat

Sekali lagi, warna merupakan elemen esensial dalam desain yang mempunyai satu pesan. Secara natural, audiens Anda bisa merasakan warna yang memang kurang tepat digunakan. Agar dapat memadukan warna dengan tepat, kurangi kebiasaan ini ketika anda mengkombinasikan warna. Selain itu, anda dapat menggunakan tips-tips kombinasi warna dalam artikel yang dapat anda baca dalam artikel ini.

3. Animasi yang berlebihan

Animasi tentu diperlukan, namun segala sesuatu yang berlebihan tentunya akan menjadi momok. Dalam presentasi, tujuan anda bukan untuk membuat mereka terkesan saja tapi ada tugas yang lebih penting yakni menyampaikan sebuah pesan. Terlalu banyak animasi apalagi didalam tulisan yang penting bisa saja membuat semuanya berantakan. Ingat, sesuatu yang berlebihan selalu mempunyai efek samping.

Untuk mempelajari bagaimana menyiapkan animasi powerpoint yang tidak berlebihan namun tetap profesional, ikuti training animaze dari tokopresentasi.com.

4. Menggunakan gambar yang tidak sesuai dengan konten

Seringkali kita mengilustrasikan sesuatu yang tidak tepat dan sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan. Dan itu membingungkan untuk audiens. Banyak yang salah paham / salah mengartikan gambar yang anda sajikan, hingga akhinya tidak menerima pesan yang anda sampaikan dengan menyeluruh. Perlu diketahui bahwa gambar berbicara bisa melebihi dari kata-kata. Untuk itu perhatikan penggunaan gambar dalam konteks presentasi Anda.

Agar mampu menyajikan visual presentasi yang menarik melalui gambar dan menyampaikan pesan secara tepat, ikuti training the talking slide dari tokopresentasi.com

 

5. Tidak menyesuaikan isi presentasi dengan karakteristik audiens

Sebagai presenter, Anda diharuskan untuk mengetahui apa yang akan dipresentasikan, siapakah yang akan mendengar Anda, dan dalam konteks seperti apa. Seringkali ketika presenter tidak mengetahui ini, presentasi yang disampaikan menjadi kurang powerful dan memiliki isi yang kurang sesuai dengan karakteristik audiens. Baik dalam pesan, tema, bahkan animasi.

Contohnya, Anda tidak bisa menampilkan slide yang memiliki banyak animasi atau menggunakan software prezi dengan animasi rotate yang terlalu intens kepada audiens yang sudah tua. Hal ini akan membuat audiens anda kehilangan konsentrasi, pusing dan tidak bisa menangkap makna dari animasi yang disajikan.

6. Tidak ada interaksi

Hindari melakukan presentasi tanpa interaksi dengan audiens. Karena sesungguhnya tujuan dari presentasi adalah untuk menyampaikan pesan kepada audiens. Tanpa interaksi dengan audiens, kita tidak dapat mengetahui apakah presentasi yang anda sampaikan sudah diterima dengan baik oleh audiens atau tidak.

Anda dapat memulai interaksi dari hal yang paling sederhana. Cobalah dengan memulai melemparkan pertanyaan kepada audiens, memberikan jokes sederhana, dsb

7. Hanya membaca slides

Slide presentasi adalah salah satu alat bantu anda untuk menyampaikan presentasi. Perhatian audiens sebenarnya tertuju kepada apa yang anda sampaikan saat anda melakukan presentasi. Jika anda hanya membaca slide presentasi tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut tentang poin-poin yang anda sampaikan, dapat dipastikan audiens akan bosan mendengarkan presentasi anda.

Slide presentasi merupakan alat bantu agar anda dapat mengingat poin presentasi anda dan membawa audiens untuk melihat visualisasi dari ide anda. Strategi yang dapat anda gunakan untuk tidak hanya membaca slide presentasi saja adalah kuasai materi presentasi anda dan sampaikan satu poin inti untuk masing-masing slide presentasi. Selain itu juga anda membutuhkan latihan presentasi untuk meningkatkan kepercayaan diri anda.

8. Tidak ada back-up plan

Kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada saat presentasi. Untuk itu, rencana cadangan bisa membantu anda menghindari hal-hal yang tidak terduga. Apapun keadaannya selalu siapkan rencana cadangan.

Contoh back up plan yang dapat anda siapkan adalah, simpan materi presentasi anda dalam beberapa tempat untuk menghindari hilang / rusaknya file akibat virus.

Bila Anda ingin tahu lebih banyak mengenai desain presentasi dan tips membuat presentasi yang powerful silahkan ikuti workshop Powerful Point dari Tokopresentasi.com, dim

Untuk pendaftaran workshop Powerful Point, klik di sini

Jadwal public class selama tahun 2017, klik di sini

Website: www.tokopresentasi.com

Email: info@tokopresentasi.com

Phone: 0812 8905 030 / 0812 8816 5156

BBM: 5795FBDD