Menyampaikan presentasi tidak hanya berbicara lalu selesai. Menyampaikan presentasi berarti menginterpretasikan sebuah pesan agar dapat diterima dengan baik kepada audiens Anda. Jadi, ketika presentasi anda tidak baik, maka pesan yang disampaikan tidak akan pernah sampai ke audiens Anda. Bayangkan jika pesan itu sangat penting dan mengorbankan karir dan masa depan kita.

Untuk mendapatkan hasil yang bagus dalam menyampaikan presentasi, tentu yang paling penting adalah persiapan. Masalahnya, banyak juga yang mempersiapkan segalanya tapi tetap belum dikatakan berhasil pada akhirnya. Pastinya ada kesalahan dalam melakukan persiapan itu.

Nah, untuk mempunyai persiapan yang baik dan bagus, jangan pernah melakukan 5 hal berikut saat menyiapkan presentasi

1. Terburu-buru

Seringkali kita tidak bersabar dan ingin menyelesaikan semuanya dengan cepat. “yang penting selesai!”. Cepat tapi tidak efektif itu tidak ada benarnya. Presentasi cepat tapi audiens tidak mendapatkan pesannya, sama saja tidak presentasi. Meskipun mendapatkan waktu yang sangat singkat, paksakan untuk tetap santai dan rileks.

Banyak orang yang tidak tahu bahwa terburu-buru kadang menutup pintu ide yang brilian. Sebaliknya, saat kita mencoba tenang dan memikirkan semua permasalahannya, ide dengan derasnya mengalir. Jadi, pastikan tidak terburu-buru dalam menyiapkan semua bahan dan desain untuk presentasi anda.

2. Tidak memiliki konsep

Konsep dan tema yang memandu kita akan seperti apa presentasi kita tersampaikan. Persiapan yang gagal terjadi ketika konsep belum sama sekali kita tetapkan. Alhasil membuat semuanya menjadi tidak sejalan dan merusak satu dan lainnya. Persiapan penting selalu dimulai dari konsep. Tema yang diambil apa, konsep yang dijalankan dalam bentuk apa, dan bagaimana mentranformasi konsep kedalam aksinya.

Jika inti awalnya saja belum ditetapkan, ketahuilah bahwa persiapan akan berubah-ubah dan tidak pasti. Sehingga, tidak pasti bagaimana nanti jika disampaikan melalui presentasi. Oleh karena itu, konsep sangat penting sekali untuk memulai persiapan Anda.

3. Tidak memiliki strategi komunikasi dan alur presentasi

Ketika berkompetisi, dan terdapat banyak kesamaan antara yang punya Anda dan kompetitor lain, maka kemungkinan besar anda tidak dapat berdiri didepan memimpin kompetitor lainnya. Jika anda ingin menang, maka anda harus mempunyai strategi untuk menggapainya. Dan itu, bisa anda pikirkan ketika melakukan preparasi.

Jangan sampai anda memberantakan persiapan anda karena tidak memiliki strategi komunikasi dan alur presentasi. Strategi ini bisa dalam bentuk bagaimana anda mendapatkan perhatian audiens, bisa dengan click bait, anekdot, atau video yang bisa memukau audiens anda. Banyak caranya. Bisa juga dengan menjadi beda dari yang biasanya, dari kompetitor anda.

Jika semua memakai powerpoint, maka anda bisa bereksplorasi dalam persiapan anda menggunakan prezi atau sway atau media lainnya. Dari sana anda bisa berdiri berbeda memimpin semua kompetitor anda. Masih merasa kesulitan di strategi? Tenang, anda bisa mengkonsultasikannya ke desainer-desainer presentasi handal dari tokopresentasi.com.

Alur presentasi adalah tata letak apa yang harus disampaikan duluan dan belakangan. Mempunyai alur presentasi menjadi panduan agar kita tetap dalam trak dan arah pesan yang ingin disampaikan. Jika tidak, bisa saja berlama-lama kita menyampaikan presentasi tapi pesan yang ingin disampaikan tidak diterima audiensnya. Oleh karena itu, pastikan untuk mempunyai strategi dan alur presentasi yang jelas di persiapan anda.

4. Tidak menyiapkan visual yang menarik

Semua orang pasti mengetahui siapa Steve Jobs dan bagaimana dia menyampaikan sebuah presentasi. Minim kata, kaya akan visualisasi. Steve Jobs membuat visualisasi bagaimana macbook terbarunya adalah laptop tertipis di dunia dengan memasukannya ke dalam amplop surat berwarna coklat. Tanpa tulisan tanpa apapun. Dan itu berhasil membuat seisi dunia tahu bagaimana tipisnya laptop besutan Apple itu.

Gambar 1. Macbook di dalam amplop (sumber: cdn1.vox-cdn.com)

Oleh karena itu, jangan sampai kita tidak menyisipkan visualisasi yang bagus kedalam persiapan kita. Jika menyadari berbicara belum terbilang efektif, maka visualisasi bisa membantu memecahkan masalahnya.

5. Tidak melatih presentasi

Persiapan bagus, visual bagus, alur mengalir, akan tidak sempurna saat disampaikan ketika kita tidak melatih presentasi itu. Melatih presentasi secara terus menerus mempunyai porsi 70% ketimbang visual dan sebagainya. Apapun harus dilatih supaya lancar dan tidak ada kendala.

Gladi terus menerus, sampai tahu bersikap ketika suatu poin kita lupa atau sudah membahas yang bukan topiknya. Practice makes perfect, latihan membuat sempurna. Semakin banyak latihan, semakin besar kemungkinan presentasi kita berhasil. Audiens mendapatkan pesannya, dan memberikan kesan positif kepada presenter.

Bila Anda ingin tahu lebih banyak mengenai desain presentasi dan tips membuat presentasi yang powerful silahkan ikuti workshop Powerful Point dari Tokopresentasi.com, dim

Untuk pendaftaran workshop Powerful Point, klik di sini

Jadwal public class selama tahun 2017, klik di sini

Website: www.tokopresentasi.com

Email: info@tokopresentasi.com

Phone: 0812 8905 030 / 0812 8816 5156

BBM: 5795FBDD