15 Teknik Membuat Bahan Presentasi yang Tepat – Presentasi yang sukses dipengaruhi oleh pemilihan materi presentasi yang tepat. Layaknya pidato atau speech, materi presentasi juga memiliki struktur yang tersusun berurutan dari awal hingga akhir. Tujuannya agar presentasi berjalan dengan sukses dan terstruktur. Penjelasan saat presentasi juga tidak akan berputar kemana-mana karena tentu saja hal itu bisa membuat audiens presentasi bingung.

Sebelum memasuki ke inti pembahasan, kami memiliki beberapa rekomendasi Desain Presentasi yang bisa Anda gunakan sebagai referensi dan sesuai dengan kebutuhan. Ingin membuat desain presentasi yang menarik seperti ini? Hubungi tokopresentasi.com sekarang juga.

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam menyusun struktur materi presentasi yang dirangkum oleh Tokopresentasi;

15 Teknik Membuat Bahan Presentasi yang Tepat

Membuat bahan presentasi yang efektif adalah kunci untuk menyampaikan pesan dengan jelas dan menarik. Konten yang terstruktur, desain yang menarik, dan penyampaian yang tepat dapat meningkatkan pemahaman audiens terhadap topik yang dibahas. Berikut adalah 15 teknik yang dapat kamu terapkan untuk membuat bahan presentasi yang tepat dan efektif.

1. Pahami Tujuan Presentasi

Sebelum mulai membuat bahan presentasi, tentukan tujuan utama dari presentasi tersebut. Apakah untuk menginformasikan, meyakinkan, atau menginspirasi audiens? Tujuan ini akan menjadi dasar dalam menyusun materi dan alur presentasi.

2. Kenali Audiensmu

Pahami siapa audiens yang akan mendengarkan presentasi. Mengetahui latar belakang, kebutuhan, dan ekspektasi mereka akan membantumu menyusun materi yang relevan dan menarik bagi mereka.

3. Buat Struktur yang Jelas

Susun presentasi dengan alur yang logis dan terstruktur. Gunakan format pembukaan, isi, dan penutup. Ini membantu audiens mengikuti alur presentasi dan memahami pesan yang ingin disampaikan.

4. Gunakan Slide yang Minimalis

Hindari menumpuk terlalu banyak teks atau gambar di satu slide. Gunakan slide minimalis dengan poin-poin singkat yang mendukung penjelasan lisan. Ini membantu audiens fokus pada pesan utama.

5. Pilih Font yang Mudah Dibaca

Gunakan font yang jelas dan mudah dibaca, seperti Arial atau Calibri. Hindari font dekoratif yang sulit dibaca, terutama pada slide dengan banyak teks.

6. Perhatikan Pemilihan Warna

Pilih skema warna yang harmonis dan kontras untuk memastikan teks mudah dibaca. Gunakan warna cerah untuk menyoroti poin penting dan latar belakang yang lebih lembut agar tidak mengganggu mata.

7. Gunakan Gambar dan Visual yang Relevan

Tambahkan gambar, grafik, atau diagram yang mendukung konten presentasi. Visual yang tepat dapat membantu audiens memahami informasi kompleks dengan lebih mudah.

8. Sertakan Data dan Fakta yang Mendukung

Jika memungkinkan, tambahkan data atau fakta yang mendukung argumenmu. Ini akan meningkatkan kredibilitas presentasi dan membantu meyakinkan audiens.

9. Buat Slide Pembuka yang Menarik

Buat slide pembuka yang menarik perhatian audiens, misalnya dengan pertanyaan, kutipan, atau fakta mengejutkan yang relevan dengan topik presentasi.

10. Gunakan Transisi dan Animasi dengan Bijak

Transisi dan animasi dapat membantu memperjelas alur presentasi, tetapi jangan terlalu banyak menggunakannya. Pilih animasi yang sederhana dan relevan untuk mendukung penyampaian pesan.

11. Gunakan Poin-Poin Penting untuk Penekanan

Gunakan bullet points atau numbering untuk menyoroti poin-poin penting. Ini membantu audiens mengenali informasi utama dan mengingatnya dengan lebih baik.

12. Sertakan Ringkasan di Akhir Setiap Bagian

Setelah menyampaikan bagian utama dari presentasi, sertakan slide ringkasan yang merangkum poin-poin penting. Ini membantu audiens mengingat kembali informasi yang telah disampaikan.

13. Perhatikan Konsistensi Desain

Jaga konsistensi dalam penggunaan warna, font, dan format di setiap slide. Konsistensi desain membuat presentasi terlihat profesional dan lebih mudah diikuti.

14. Uji Presentasi Sebelum Hari H

Latih presentasimu beberapa kali sebelum hari H. Ini membantu mengidentifikasi bagian yang perlu diperbaiki dan meningkatkan kepercayaan dirimu saat menyampaikan presentasi.

15. Akhiri dengan Ajakan Tindakan (Call to Action)

Tutup presentasi dengan ajakan tindakan yang jelas, seperti meminta audiens untuk bertanya, berdiskusi lebih lanjut, atau mengambil langkah tertentu terkait topik yang dibahas.

Dengan menerapkan 15 teknik ini, bahan presentasimu akan lebih terstruktur, menarik, dan efektif dalam menyampaikan pesan. Ingat, presentasi yang baik bukan hanya tentang informasi yang disampaikan, tetapi juga tentang bagaimana cara menyampaikannya dengan jelas dan menarik bagi audiens.


Ingin mengetahui lebih lanjut terkait layanan desain, animasi dan training kami?

Hubungi kami di: