Tokopresentasi.com berpengalaman membuat ratusan modul e-learning sejak 2016 dengan berbagai format, seperti modul interaktif, video pembelajaran, video animasi, video interaktif, e-modul, dsb. Pada tahun 2020, PT Sora Kreatif Indonesia memisahkan layanan e-learning dari tokopresentasi.com menjadi brand baru bernama elearning4id.com. Anda dapat melihat berbagai portfolio terbaru untuk layanan E-learning di website tersebut.

Di bawah ini adalah beberapa portfolio media pembelajaran e-learning yang dibuat oleh tim tokopresentasi.com

Portfolio Lainnya

Selain itu, kelebihan lain dari Toko Presentasi adalah kami menyediakan timeline yang bervariasi. Anda dapat memilih timeline sesuai dengan kebutuhan dan budget anda. Tim kami menawarkan timeline pengerjaan reguler dan percepatan yang dapat kami sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Mengapa Modul E-learning Penting?

Modul E-learning merupakan salah satu media bagi perusahaan untuk menyampaikan informasi-informasi spesifik terkait ketentuan hingga pengetahuan umum yang wajib dipelajari dan diketahui oleh karyawan perusahaan. Modul e-learning yang baik dapat membuat karyawan memahami hal-hal tersebut dengan mudah dan melekat / memorable oleh karyawan. Kelebihan yang dimiliki oleh Tokopresentasi.com dan Elearning4id.com adalah kami dapat membuat materi pembelajaran yang membosankan menjadi lebih menarik melalui game, quiz, dan alur cerita yang tidak membosankan.

Mengapa harus menggunakan jasa profesional untuk membuat Modul E-learning?

Modul e-learning harus memiliki beberapa hal, yaitu:

  1. Alur pembelajaran yang sesuai kebutuhan perusahaan
  2. Objektif pembelajaran yang jelas
  3. Menarik untuk dipelajari
  4. Pembahasan yang tidak monoton
  5. Visualisasi materi yang mudah dipahami
  6. Dimonitoring oleh SME (Subject Matter Expert) yang ahli di bidangnya

Untuk membuat modul e-learning yang memiliki keenam poin di atas, dibutuhkan tim profesional yang sudah sering menangani berbagai jenis modul e-learning. Salah satunya adalah tim Elearning4id.com yang sudah berpengalaman membangun LMS (Learning Management System) dan konten-konten e-learning dari dalam dan luar negeri.

Anda Ingin Mempelajari Langkah-Langkah Membuat Modul E-learning yang Menarik?

Selain menyediakan jasa pembuatan modul e-learning, tim tokopresentasi juga memberikan training desain presentasi dan video yang menarik. Training ini dilaksanakan di bawah unit bisnis lain dari PT Sora Kreatif Indonesia, yakni Soralearning.com

Bersama dengan tim soralearning, tim tokopresentasi memberikan berbagai jenis training multimedia, diantaranya:

  1. Training PowerPoint Dasar
  2. Training Desain PowerPoint
  3. Training Video PowerPoint
  4. Training Desain Infografis
  5. Training Desain Sosial Media
  6. Training Desain Canva
  7. Training Video Animasi

Sejak tahun 2016, tokopresentasi telah memberikan training untuk ribuan peserta dari perusahaan swasta, pemerintahan, BUMN, perbankan, kementrian, profesional, hingga UMKM. Karena materi yang disampaikan merupakan best practice dari pada senior designer di tim tokopresentasi.com, maka materi terus di update dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda

Ingin mengetahui lebih lanjut terkait layanan pembuatan Modul E-learning kami?

Hubungi kami:

Email: info@elearning4id.com

Phone: 0811 8881 0580 (Olivia)

 

Apa yang dimaksud dengan Modul Elearning?

Elearning merupakan singkatan dari Electronic Learning yang memiliki arti secara umum adalah proses pertukaran informasi melalui media elektronik, seperti televisi, radio, smartphone, komputer, dll. Jadi tanpa disadari kehidupan kita ini sering melakukan proses pembelajaran melalui Elearning. Menonton acara di Televisi, mendengarkan informasi di radio, membaca berita/artikel di internet menggunakan komputer atau handphone.

Sedangkan arti secara khusus adalah Proses penyampaian informasi yang dikhususkan untuk perorangan atau sekelompok orang dengan tujuan tertentu menggunakan media elektronik. 

Hal ini berlaku untuk perusahaan yang ingin menyampaikan informasi untuk para pegawainya, baik itu informasi tentang Perusahaan (produk, Legal Awareness, sistem kerja setiap divisi, dll) ataupun tentang Skill Soft yang bertujuan untuk meningkatkan keahlian dan kemampuan para pegawai.

Jenis Layanan E-learning

Dalam e-learning biasanya terdapat 2 penawaran, yaitu pembuatan konten berupa modul pembelajaran dan pembuatan web Learning Management System (LMS) sebagai wadah untuk mengakses modul e-learning. Jika perusahaan anda belum pernah mengaplikasikan e-learning, maka bisa jadi anda akan membutuhkan keduanya. Anda bisa saja membuat konten modul e-learning paling terbaik sedunia, tapi jika tidak ada user yang bisa mengakses modul e-learning tersebut maka bisa jadi percuma. LMS adalah layanan berupa website yang memungkinan user untuk mengakses modul e-learning yang telah dibuat. Tidak hanya sebagai wadah, LMS juga memungkinkan anda untuk mengontrol penggunaan e-learning di dalam sebuah perusahaan atau instansi. Kontrol yang dimaksud berupa laporan terhadap siapa saja yang telah mengakses e-learning, memberikan peringatan bagi yang belum mengakses, termasuk memberikan penilaian terhadap hasil tes yang dikerjakan oleh user. LMS masa kini juga didukung oleh teknologi cloud sehingga dapat diakses secara mobile melalui telepon genggam anda. Jadi konten modul e-learning yang telah dibuat dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Dengan demikian, penyerapan penggunaan e-learning diantara karyawan dapat dioptimalkan.

Ketika kita berbicara mengenai pembuatan konten e-learning. Ada beberapa pihak yang terlibat dalam sebuah proyek pelatihan dengan menggunakan e-learning, seperti Subject Matter Expert, Tim Developer dan End User. Mari kita mulai dari pihak pertama yaitu Subject matter Expert (SME). SME biasanya adalah representasi dari perusahaan yaitu pengampu materi yang menguasai suatu materi tertentu yang akan dibuat menjadi sebuah konten e-learning. SME bisa jadi seorang tim ahli dari sebuah perusahaan yang memahami seluk-beluk dari sebuah konten pembelajaran yang akan disampaikan menjadi sebuah e-learning. Perlu diingat, SME bukan berarti seseorang yang ahli dalam membuat e-Learning, tapi SME adalah seorang ahli di ranah materi atau konten yang akan disampaikan. Seorang SME akan menyusun sebuah materi pelatihan berikut durasi dari sebuah pelatihan tersebut. SME juga akan mempersiapkan sebuah materi test untuk mengukur pemahaman user terhadap konten yang disampaikan. Akan tetapi, jika sebuah perusahaan tidak memiliki seorang SME makan posisi ini dapat di outsource kan kepada tim developer sebagai vendor yang akan mengerjakan konten e-learning. Maka representasi perusahaan bisa jadi dari divisi HR atau learning development yang akan bertindak sebagai project manager yang akan me- supervisi pengerjaan e-learning sampai selesai.

Ketika materi sudah disiapkan oleh SME, maka kini tugas tim developer untuk menyusun materi tersebut menjadi sebuah skenario pembelajaran. Tim developer yang bertanggung jawab untuk mengubah sebuah materi tertulis menjadi lebih hidup dan menarik dengan penggunaan animasi, grafik dan suara agar user tidak bosan ketika mempelajari materi pelatihan tersebut. Tim developer akan menerapkan strategi-strategi pembelajaran seperti games, cerita, dan skenario menarik lainnya untuk membuat pembelajaran lebih menarik lagi. 

Fitur-fitur tersebut disusun dalam sebuah storyboard yang bertujuan untuk memvisualisasikan hasil akhir dari sebuah module e-learning agar dapat dipahami oleh para stakeholder seperti SME dan supervisor dari pihak klien. Setelah tim developer memperoleh approval dari klien maka pengerjaan dilanjutkan pada proses alpha, yaitu pengerjaan animasi dan merealisasikan semua rencana yang ada dalam storyboard kedalam menjadi file digital dengan menggunakan software authoring tools yang kompatibel dengan platform LMS yang digunakan. Penting untuk diketahui, setiap LMS memiliki karakteristiknya masing-masing. Bisa jadi file e-learning yang bekerja dengan baik pada satu LMS tidak dapat dibaca di LMS lain. Disini fungsi dari tim developer untuk menangani masalah tersebut.

Setelah sebuah module e-learning diselesaikan oleh tim developer, maka akan ditunjuk beberapa representasi dari end-user untuk melakukan User Acceptance Test (UAT) guna mengetahui apakah modul yang telah diselesaikan dapat diterima dengan baik oleh user atau tidak. Proses ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko yang muncul jika terdapat error di dalam sebuah modul atau materi yang disampaikan tidak tepat untuk target user. Proses ini dapat menjadi sebuah evaluasi terhadap serangkaian proses yang telah dikerjakan dari awal.

Penting bagi anda untuk mengetahui proses pengerjaan e-learning sebelum anda memulai untuk mencari jasa e-learning. Sungguh sangat penting untuk menemukan vendor yang tepat yang dapat mendengarkan kebutuhan anda untuk mewujudkan kebutuhan training dalam perusahaan anda. Anda dapat mempertimbangkan baik tidaknya sebuah vendor e-learning dari portofolio yang pernah mereka kerjakan dari proyek-proyek sebelumnya dan bagaimana tanggapan klien terhadap jasa yang mereka tawarkan.

Tidak ada kata terlambat untuk memulai suatu perubahan, terlebih jika perubahan tersebut mengajak anda ke arah yang lebih baik. Perubahan teknologi yang masih menyeret kita untuk ikut terus berubah dan menyesuaikan diri terhadap kemajuan yang ada.

Anda bisa menghubungi jasa pembuatan e-learning seperti tokopresentasi.com untuk info lebih lanjut silahkan hubungi 0811 8881 0580 (Olivia) atau anda bisa mengunjungi web di Elearning4id.com