Sebagai seorang desainer grafis, kamu pasti pernah mengalami momen kebingungan untuk memilih font untuk logo klien. Pilihan font emang ada ribuan, tapi yang benar-benar “klik” nyatanya susah ditemukan. Font bukan sekadar huruf, ia adalah kepribadian merek yang berbicara tanpa kata-kata. Satu pilihan font yang tepat bisa membuat logo tampak profesional, elegan, bahkan ikonik. Dalam artikel ini, kamu akan menemukan 60 rekomendasi font keren untuk logo yang siap dipakai, lengkap dengan tips memilih dan menggabungkannya.
60 Jenis Font Logo Keren yang Bisa Kamu Gunakan
Dunia tipografi logo terbagi dalam beberapa kategori besar. Masing-masing punya karakter dan “rasa” tersendiri yang akan memengaruhi persepsi audiens terhadap sebuah merek. Berikut ini adalah 60 font keren untuk logo yang dikelompokkan berdasarkan jenisnya.
1. Serif Font
Serif font adalah jenis huruf yang memiliki “kaki” kecil di ujung setiap hurufnya. Tampilan serif memancarkan kesan klasik, terpercaya, dan berbobot, menjadikannya pilihan populer untuk merek di bidang hukum, keuangan, pendidikan, dan fashion high-end. Font kategori ini cocok digunakan sebagai font keren untuk logo yang ingin terlihat mapan dan kredibel.
1. Bodoni

Bodoni adalah salah satu serif font paling ikonik dalam sejarah tipografi. Dikenal dengan kontras tebal-tipis yang dramatis antara stroke vertikal dan horizontalnya, Bodoni memberikan kesan mewah dan elegan. Font ini sering digunakan oleh merek fesyen kelas atas dan majalah bergengsi.
2. Caslon

Caslon merupakan salah satu typeface tertua yang masih aktif digunakan hingga hari ini. Karakternya yang hangat dan mudah dibaca menjadikannya pilihan andalan untuk merek yang ingin tampil ramah namun tetap berautoritas. Font ini sangat cocok untuk logo di industri penerbitan, kuliner, dan gaya hidup.
3. Calluna
Calluna hadir dengan sentuhan modern pada estetika klasik serif. Lekukannya yang halus dan proporsional membuatnya tampak nyaman di berbagai ukuran, dari headline besar hingga teks kecil pada tagline logo. Font ini ideal untuk merek kreatif yang menginginkan kesan hangat sekaligus profesional.
4. Century

Century adalah font yang lekat dengan dunia akademis dan hukum. Desainnya yang tegak dan tegas memberikan kesan formal sekaligus mudah dibaca. Banyak lembaga pendidikan dan institusi pemerintahan menggunakannya dalam identitas visual mereka.
5. Garamond

Garamond telah berusia lebih dari lima abad dan tetap relevan hingga sekarang. Keanggunannya yang timeless menjadikan font ini pilihan utama merek yang mengutamakan tradisi, kualitas, dan kedalaman nilai. Ia bekerja sangat baik pada logo minimalis maupun berdetail tinggi.
6. Georgia

Georgia dirancang khusus agar tetap terbaca di layar digital, bahkan dalam ukuran kecil sekalipun. Meski sering dianggap sebagai font web, karakternya yang kuat dan bersahabat membuatnya sangat efektif sebagai font logo untuk merek digital dan media.
7. Minion

Minion terinspirasi dari tipografi Old Style abad ke-16. Proporsinya yang seimbang dan lekukannya yang elegan menghadirkan nuansa klasik yang refined. Font ini cocok untuk merek di industri buku, arsitektur, atau layanan profesional.
8. Baskerville

Baskerville dikenal sebagai simbol kepercayaan dan kejujuran, bahkan ada penelitian yang menyebutnya sebagai font paling “terpercaya”. Lekukannya yang tegas namun tidak kaku menjadikan Baskerville pilihan solid untuk merek di bidang hukum, konsultasi, dan layanan keuangan.
9. Playfair Display

Playfair Display adalah serif font modern yang menggabungkan kontras stroke dramatis dengan sentuhan kontemporer. Tampilannya yang bold dan ekspresif sangat menonjol sebagai headline logo, terutama untuk merek di industri kecantikan, kuliner premium, dan lifestyle.
10. Libre Baskerville
Libre Baskerville adalah versi open-source dari klasik Baskerville yang dioptimalkan untuk keperluan digital. Keterbacaannya sangat baik di berbagai perangkat, menjadikannya pilihan praktis untuk merek yang aktif di platform daring maupun cetak.
2. Sans Serif Font
Sans serif font adalah huruf tanpa “kaki” di ujungnya, tampil bersih, modern, dan minimalis. Kategori ini paling banyak digunakan oleh merek teknologi, startup, dan perusahaan yang ingin tampil segar dan kekinian. Font sans serif adalah pilihan tepat bagi desainer yang mencari font keren untuk logo dengan tampilan kontemporer.
1. Helvetica

Helvetica adalah legenda dalam dunia tipografi. Digunakan oleh merek sekelas BMW, Toyota, hingga Nasa, font ini memancarkan netralitas dan profesionalisme yang tak tertandingi. Popularitasnya yang bertahan lebih dari 60 tahun membuktikan bahwa desain yang baik memang tak lekang oleh waktu.
2. Futura

Futura dibangun berdasarkan bentuk geometris murni, lingkaran, segitiga, dan persegi. Hasilnya adalah font yang tampak futuristic namun tetap hangat. Merek seperti Volkswagen dan Red Bull telah membuktikan efektivitasnya dalam membangun identitas yang kuat.
3. Panton

Panton hadir dengan karakter yang bersih, modern, dan sangat serbaguna. Tersedia dalam banyak weight, mulai dari thin hingga black, menjadikannya pilihan fleksibel untuk berbagai jenis logo, dari yang minimalis hingga yang penuh ekspresi.
4. Montserrat

Montserrat adalah salah satu font gratis paling populer di dunia desain. Bentuk hurufnya yang geometris dan proporsional membuatnya tampak elegan tanpa terkesan kaku. Font ini sangat sering digunakan untuk logo startup, aplikasi, dan merek digital.
5. Brandon Grotesque

Brandon Grotesque memadukan keanggunan klasik dengan sentuhan modern yang segar. Karakternya yang bulat dan ramah menjadikannya pilihan favorit untuk merek di industri makanan, wellness, dan ritel lifestyle.
6. Proxima Nova

Proxima Nova sering disebut sebagai perpaduan sempurna antara Futura dan Akzidenz-Grotesk. Keterbacaannya yang sangat baik di semua ukuran membuatnya menjadi salah satu font paling digunakan dalam desain digital modern, termasuk untuk logo aplikasi dan platform teknologi.
7. Avenir

Avenir dalam bahasa Prancis berarti “masa depan”, dan nama itu benar-benar mencerminkan karakter font ini. Desainnya yang bersih namun organik memberikan kesan forward-looking tanpa terasa dingin atau steril.
8. Raleway

Raleway tampil dengan stroke tipis yang elegan, sangat cocok untuk logo merek di bidang fesyen, arsitektur, dan desain interior. Tersedia secara gratis, font ini menjadi favorit desainer yang menginginkan tampilan mewah tanpa biaya lisensi mahal.
9. Horizon

Horizon adalah sans serif dengan kesan teknis dan presisi tinggi. Bentuknya yang kaku namun proporsional cocok untuk merek di bidang teknologi, otomotif, dan industri manufaktur.
10. Myriad

Myriad adalah font yang digunakan Apple selama bertahun-tahun dalam identitas merek mereka. Kebersihannya yang netral dan keterbacaannya yang sempurna menjadikan Myriad pilihan andalan untuk logo merek teknologi dan inovasi.
3. Script Font
Script font meniru gaya tulisan tangan yang mengalir, memberikan kesan personal, elegan, dan artistik. Font jenis ini sangat populer untuk merek di industri perhiasan, wedding, kuliner, dan kecantikan. Sebagai font keren untuk logo, script memberikan sentuhan manusiawi yang sulit dicapai oleh jenis font lain.
1. Variane Script

Variane Script hadir dengan lekukan huruf yang mengalir lembut dan penuh gaya. Karakternya yang feminine namun tetap terbaca menjadikannya pilihan tepat untuk merek kecantikan, butik, dan produk lifestyle wanita.
2. Belinda

Belinda adalah script font dengan sentuhan vintage yang kuat. Huruf-hurufnya yang miring dan mengalir menciptakan kesan nostalgia yang hangat, sangat cocok untuk merek artisanal, kafe, dan produk handmade.
3. Thirsty Script

Thirsty Script punya kepribadian yang ceria dan penuh semangat. Bentuknya yang gemuk dan bulat memberikan kesan playful yang cocok untuk merek di industri minuman, makanan, dan hiburan keluarga.
4. Cookie

Cookie adalah script font gratis yang tampil bersih dan mengalir dengan anggun. Kesederhanaan lekukannya membuatnya mudah dibaca bahkan dalam ukuran kecil, menjadikannya pilihan praktis untuk logo merek dengan kesan casual dan modern.
5. Grand Hotel

Grand Hotel menghadirkan nuansa Art Deco yang mewah dan klasik. Font ini cocok untuk merek perhotelan, restoran fine dining, dan produk premium yang ingin tampil berkesan dan elegan.
6. Lily of the Valley

Lily of the Valley adalah script font dengan karakter yang lembut dan feminin. Lekukannya yang tipis dan anggun sangat cocok untuk merek di bidang kecantikan, wellness, dan gaya hidup sehat.
7. Hoodson Script

Hoodson Script menggabungkan gaya tulisan tangan kasual dengan keterbacaan yang baik. Hasilnya adalah font yang terasa natural dan autentik, ideal untuk merek kreatif yang ingin tampil dekat dan personal dengan audiensnya.
8. Sacramento

Sacramento adalah script font tipis dan elegan yang sering digunakan untuk logo merek wedding, butik, dan produk premium. Penampilannya yang lembut dan halus sangat efektif menciptakan kesan mewah yang tidak berlebihan.
9. Pacifico

Pacifico tampil dengan gaya retro yang ceria dan kasual. Terinspirasi dari grafis surf tahun 1950-an, font ini cocok untuk merek di industri makanan dan minuman, travel, dan gaya hidup aktif.
10. Great Vibes

Great Vibes adalah calligraphic script yang mengalir dengan sangat alami. Karakter hurufnya yang saling terhubung memberikan kesan kontinu dan harmonis, menjadikannya pilihan kuat untuk logo merek yang ingin tampil anggun dan berkarakter.
4. Display Font
Display font adalah jenis huruf yang dirancang untuk menarik perhatian, biasanya digunakan pada ukuran besar dan dalam konteks yang butuh impact visual tinggi. Karakternya yang unik dan ekspresif menjadikannya pilihan menarik sebagai font keren untuk logo merek yang ingin tampil berani dan tak terlupakan.
1. Arciform

Arciform dibangun dari bentuk geometris yang bersih dan arsitektural. Tampilannya yang kuat dan struktural sangat cocok untuk merek di bidang properti, arsitektur, dan desain produk.
2. Geotica

Geotica adalah display font bertema geometris dengan sentuhan Art Deco yang kuat. Detail dekoratifnya yang unik memberikan kesan eksklusif dan berkelas, cocok untuk merek premium dan fashion house.
3. Butler

Butler terinspirasi dari typeface mewah abad ke-19 dengan sentuhan modern. Kontras tebal-tipis yang dramatis menjadikannya pilihan visual yang kuat untuk logo merek di industri hospitality, penerbitan, dan retail premium.
4. Ailerons

Ailerons terinspirasi dari logo maskapai penerbangan era 1930-an. Karakter hurufnya yang aerodinamis dan futuristik menjadikannya pilihan sempurna untuk merek di industri transportasi, teknologi, dan produk inovatif.
5. Norwester

Norwester tampil dengan karakter yang bold, padat, dan bertenaga. Font ini sangat efektif untuk merek di industri olahraga, outdoor, dan produk maskulin yang ingin tampil tangguh dan percaya diri.
6. Bebas Neue

Bebas Neue adalah salah satu display font gratis paling populer di dunia. Karakter kapitalnya yang tinggi dan ramping memberikan kesan dinamis dan modern, sangat sering digunakan untuk logo merek olahraga dan media.
7. Righteous

Righteous menghadirkan karakter yang kuat namun tetap ramah. Lekukannya yang sedikit retro memberikan kesan energik dan youthful, menjadikannya pilihan tepat untuk merek yang menyasar segmen anak muda.
8. Alfa Slab One

Alfa Slab One adalah slab serif display font yang penuh dengan kepercayaan diri. Ketebalan stroke-nya yang seragam dan seriff tebal menciptakan tampilan yang kokoh dan tak tergoyahkan.
9. Poiret One

Poiret One menggabungkan estetika Art Deco dengan modernisme geometris. Keunikan detail hurufnya menciptakan identitas visual yang memorable dan sangat cocok untuk merek di bidang fesyen dan seni.
10. Cinzel

Cinzel terinspirasi dari prasasti Latin klasik dan arsitektur Romawi. Tampilannya yang megah dan berkarakter kuat menjadikannya pilihan istimewa untuk merek yang ingin tampil berwibawa dan bernilai historis tinggi.
5. Handwritten Font
Handwritten font memberikan sentuhan yang paling personal dan autentik. Berbeda dari script font yang cenderung mengalir rapi, handwritten font meniru tulisan tangan dengan segala ketidaksempurnaannya yang justru menjadi daya tarik. Ini adalah font keren untuk logo yang ingin terasa dekat, jujur, dan humanis.
1. Caveat

Caveat meniru tulisan tangan yang santai dan ekspresif. Ketidakaturannya yang disengaja justru menciptakan kesan autentik yang sangat cocok untuk merek kreatif, artisanal, dan personal branding.
2. Kalam

Kalam adalah handwritten font yang rapi namun tetap terasa personal. Keterbacaannya yang baik menjadikannya pilihan tepat untuk logo yang butuh sentuhan manusiawi tanpa mengorbankan keterbacaan teks.
3. Indie Flower

Indie Flower tampil dengan karakter yang ceria dan penuh semangat. Cocok untuk merek di industri pendidikan anak, permainan, dan produk kreatif yang ingin terasa menyenangkan dan mudah didekati.
4. Shadows Into Light

Shadows Into Light memiliki karakter tulisan tangan yang ringan dan puitis. Font ini sangat cocok untuk merek di industri seni, desain, dan produk inspiratif yang mengutamakan ekspresi personal.
5. Patrick Hand

Patrick Hand menghadirkan tulisan tangan yang bersih dan terstruktur. Keterbacaannya di berbagai ukuran sangat baik, menjadikannya pilihan fungsional sekaligus ekspresif untuk logo merek yang kasual namun profesional.
6. Just Another Hand

Just Another Hand adalah font yang meniru tulisan tangan anak-anak dengan cara yang menggemaskan. Tampilannya yang polos dan jujur sangat cocok untuk merek produk anak-anak, komunitas kreatif, dan UMKM dengan pendekatan personal.
7. Amatic SC

Amatic SC adalah handwritten display font yang tipis dan tinggi. Karakternya yang bersih namun tetap terasa handmade menjadikannya pilihan menarik untuk merek di industri kuliner, seni, dan gaya hidup.
8. Sriracha

Sriracha menggabungkan karakter tulisan tangan kasual dengan keterbacaan yang solid. Font ini memberikan kesan yang santai namun tetap profesional, cocok untuk merek di industri kuliner dan hiburan.
9. Permanent Marker

Permanent Marker meniru tampilan tulisan spidol tebal yang tegas dan ekspresif. Karakternya yang berani dan langsung cocok untuk logo merek yang ingin tampil tegas, apa adanya, dan penuh energi.
10. Rock Salt

Rock Salt menghadirkan tampilan tulisan kapur atau pasir yang kasar dan organik. Font ini sangat efektif untuk merek di industri outdoor, produk alam, dan gaya hidup petualang.
6. Monospaced Font
Monospaced font adalah jenis huruf di mana setiap karakter memiliki lebar yang sama persis. Awalnya populer di dunia pemrograman dan mesin ketik, kini monospaced font banyak digunakan oleh merek teknologi, media digital, dan startup yang ingin tampil dengan kesan teknis, presisi, dan kontemporer.
1. Courier New

Courier New adalah monospaced font paling dikenal di dunia, terinspirasi dari mesin ketik klasik. Karakternya yang nostalgic namun fungsional menjadikannya pilihan unik untuk merek yang ingin tampil dengan kesan autentik dan retro.
2. Roboto Mono

Roboto Mono adalah versi monospaced dari keluarga Roboto yang populer. Desainnya yang bersih dan modern membuatnya sangat cocok untuk logo merek teknologi, aplikasi, dan platform digital.
3. Space Mono

Space Mono dirancang oleh Colophon Foundry khusus untuk kebutuhan desain digital. Karakternya yang geometris dan “dingin” sangat efektif untuk merek yang ingin tampil dengan kesan teknis dan futuristik.
4. IBM Plex Mono

IBM Plex Mono adalah font resmi IBM yang dirancang untuk keperluan teknis dan antarmuka digital. Keterbacaannya yang sempurna dan karakternya yang korporat menjadikannya pilihan kuat untuk merek di industri teknologi enterprise.
5. Source Code Pro

Source Code Pro adalah font open-source dari Adobe yang dirancang khusus untuk kode program. Meski demikian, karakternya yang bersih dan proporsional menjadikannya pilihan menarik untuk logo merek di bidang teknologi dan inovasi digital.
6. Fira Mono

Fira Mono dikembangkan untuk antarmuka Firefox OS. Karakter hurufnya yang bersih dan mudah dibaca di layar menjadikannya pilihan fungsional sekaligus estetis untuk logo merek digital dan produk berbasis teknologi.
7. Inconsolata

Inconsolata terinspirasi dari Consolas dan Consolata, namun dioptimalkan untuk tampilan layar modern. Proposinya yang seimbang dan penampilannya yang rapi membuatnya sangat cocok untuk logo merek yang mengutamakan ketepatan dan presisi.
8. Anonymous Pro

Anonymous Pro adalah monospaced font yang desainnya sangat memperhatikan kejelasan karakter. Setiap huruf dibuat mudah dibedakan, menjadikannya pilihan yang tepat untuk logo merek yang mengutamakan transparansi dan kejelasan komunikasi.
9. Overpass Mono

Overpass Mono adalah turunan dari keluarga Overpass yang terinspirasi dari papan rambu jalan federal Amerika Serikat. Karakter tegasnya yang bersih memberikan kesan infrastruktur dan kepercayaan, cocok untuk merek di bidang layanan publik dan teknologi.
10. VT323

VT323 terinspirasi dari monitor komputer era 1980-an. Tampilannya yang pixel-art dan nostalgic sangat efektif untuk merek di industri gaming, hiburan digital, dan produk pop culture yang ingin tampil dengan kesan unik dan bernostalgia.
Cara Memilih Font Logo yang Tepat
Memilih font keren untuk logo bukan soal selera semata. Ada beberapa faktor penting yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan font mana yang paling cocok untuk sebuah merek.
Langkah pertama adalah memahami kepribadian merek. Apakah merek tersebut ingin tampil mewah dan elegan? Ceria dan playful? Atau teknis dan terpercaya? Setiap karakter tersebut memiliki kelompok font yang paling mewakilinya. Serif font cocok untuk kesan klasik dan berautoritas, sans serif untuk modern dan bersih, sementara script dan handwritten untuk kesan personal dan artistik.
Faktor kedua adalah keterbacaan. Sebuah font logo harus tetap terbaca dengan jelas bahkan ketika digunakan dalam ukuran kecil, baik di kartu nama, favicon website, maupun merchandise. Hindari font yang terlalu dekoratif jika merek membutuhkan teks yang panjang atau detail.
Faktor ketiga adalah konteks penggunaan. Logo untuk media digital membutuhkan font yang tampil baik di layar, sementara logo untuk produk cetak bisa lebih fleksibel dalam pilihan detailnya. Pastikan font yang kamu pilih konsisten dan kuat di semua medium.
Memilih font yang tepat adalah satu langkah penting, tapi membangun identitas visual merek yang benar-benar konsisten membutuhkan lebih dari sekadar satu keputusan tipografi. Warna, logo, dan gaya desain perlu saling mendukung satu sama lain agar merek terlihat kohesif di semua platform. Kalau kamu ingin tahu bagaimana cara membangun identitas visual bisnis yang konsisten menggunakan Canva, dari logo hingga palet warna, artikel Training Canva: Membangun Identitas Visual Bisnis dengan Logo, Palet Warna, dan Desain Konsisten bisa jadi panduan lanjutan yang sangat relevan untuk kamu eksplorasi.
Berapa Banyak Font yang Harus Saya Gunakan dalam Sebuah Logo
Pertanyaan ini sering muncul di kalangan desainer pemula. Jawabannya sederhana: kurang lebih satu hingga dua font saja sudah cukup. Logo yang baik adalah logo yang jelas, tidak membingungkan, dan mudah diingat.
Menggunakan satu font saja, terutama yang kuat karakternya, sudah bisa menciptakan identitas visual yang solid. Contohnya adalah logo wordmark yang hanya mengandalkan satu typeface namun tetap ikonik. Jika ingin menambahkan dimensi visual, kamu bisa mengombinasikan dua font yang saling melengkapi, misalnya serif untuk nama merek dan sans serif untuk tagline. Lebih dari dua font dalam satu logo biasanya justru membuat tampilan menjadi kacau dan tidak terfokus.
Haruskah Saya Menggabungkan Beberapa Font?
Menggabungkan font dalam logo adalah seni tersendiri. Kombinasi yang tepat bisa menciptakan hierarki visual yang menarik dan kepribadian merek yang lebih kaya. Kombinasi yang salah, sebaliknya, bisa membuat logo terlihat tidak profesional.
Jawabannya: boleh, asal dilakukan dengan tepat. Menggabungkan dua font dari kategori berbeda, misalnya serif dan sans serif, biasanya menghasilkan kontras yang harmonis. Hindari menggabungkan dua font dari kategori yang sama dengan karakter serupa karena hasilnya akan terasa monoton dan tidak ada perbedaan visual yang jelas.
Bagaimana Cara Menggabungkan Font Logo?
Ada beberapa prinsip dasar dalam menggabungkan font logo yang perlu kamu pegang. Pertama, pastikan ada kontras yang jelas antara dua font yang kamu pilih, baik dari segi bobot (weight), gaya, maupun ukuran. Kontras adalah kunci agar dua font tidak saling “bertabrakan” secara visual.
Kedua, tetapkan hierarki yang jelas. Font pertama biasanya digunakan untuk nama merek dan harus menjadi elemen yang paling menonjol. Font kedua digunakan untuk elemen pendukung seperti tagline atau descriptor, dan sebaiknya tampil lebih ringan atau lebih kecil.
Ketiga, uji kombinasi tersebut di berbagai ukuran dan latar belakang. Sebuah kombinasi font yang terlihat bagus di layar laptop belum tentu terlihat sama baiknya di papan reklame atau kartu nama berukuran kecil. Selalu lakukan pengujian sebelum finalisasi desain logo.
Mana Font Logo Pilihan Anda?
Dari 60 pilihan font keren untuk logo di atas, mana yang paling sesuai dengan merek yang sedang Anda kerjakan? Ingat, tidak ada pilihan yang mutlak benar atau salah. Yang penting adalah bagaimana font tersebut merepresentasikan nilai dan kepribadian merek secara akurat dan konsisten.
Tipografi yang kuat adalah fondasi identitas visual yang tahan lama. Dengan pemilihan font yang tepat, sebuah logo bisa berbicara lebih keras dari seribu kata promosi.
Wujudkan Desain Logo Terbaik Anda Bersama Toko Presentasi
Saatnya Tampil Profesional dengan Toko Presentasi
Sudah menemukan font keren untuk logo yang Anda inginkan? Langkah berikutnya adalah menuangkannya dalam desain yang benar-benar profesional dan siap pakai. Di Toko Presentasi, Anda bisa menemukan berbagai template desain presentasi dan branding yang sudah dikerjakan oleh desainer profesional, siap Anda kustomisasi sesuai kebutuhan merek.
Tidak perlu mulai dari nol. Pilih template yang sesuai, sesuaikan dengan font dan palet warna pilihan Anda, lalu hasilkan presentasi, proposal, atau materi branding yang tampil memukau. Toko Presentasi hadir untuk membantu desainer, pelaku usaha, dan kreator konten tampil lebih percaya diri dalam setiap presentasi.
Kunjungi Toko Presentasi sekarang dan temukan koleksi template terbaik untuk kebutuhan desain Anda!
Ingin mengetahui lebih lanjut terkait layanan desain, animasi dan training kami?
Hubungi kami di:
- Email: info@tokopresentasi.com
- Admin 1: 08119350504
- Admin 2: 08128905020
- Portfolio di Toko Presentasi: https://tokopresentasi.com/portfolio/












