Kesuksesan sebuah presentasi bukan hanya didorong oleh rasa percaya diri dan penampilan rapi para presenter, melainkan tindakan yang tepat dan efektif ketika menyampaikan presentasi tersebut. Banyak hal yang perlu diperhatikan lebih dalam ketika memaparkan presentasi dan setelah presentasi dilakukan.

Ini dia 10 hal utama yang harus dilakukan saat presentasi, simak poin-poin berikut ini;

1. Melakukan kontak mata

Pentingnya kontak mata untuk menarik perhatian audiens presentasi. Dengan melakukan kontak mata, audiens presentasi akan merasa diperhatikan dan dianggap keberadaannya. Memang sulit bagi seorang presenter untuk menatap dan memperhatikan audiens satu persatu pada saat presentasi berlangsung. Oleh karena itu, biasakanlah untuk menatap audiens saat berbicara. Tidak perlu menatap terlalu lama karena bisa menimbulkan kesan mengintimidasi, menggurui, atau kesan negatif lainnya. Namun, jangan sampai menghindari tatapan audiens. Ajak mereka berbicara layaknya kamu berinteraksi dan berkomunikasi dengan teman dekat.

2. Membuka diri

Sebagai seorang presenter profesional, sudah sepatutnya kamu membuka diri untuk menerima saran dan kritik dari orang lain. Percaya diri boleh, asal jangan berlebihan hingga muncul sikap tinggi hati (sombong). Namun, jangan juga bersikap terlalu merendah di hadapan audiens. Terimalah segala masukan dan pendapat dari audiens, dengan begitu keahlianmu dalam membawakan presentasi akan berkembang menjadi lebih baik.

3. Menciptakan irama

Ciptakan irama agar presentasi terasa tidak membosankan. Buat audiens presentasi merasakan apa yang kamu rasakan dari sisi emosionalnya. Biarkan mereka tenggelam dalam penjelasan materi presentasimu. Cara lain untuk menciptakan sebuah irama presentasi adalah dengan cara mengadakan ice breaking atau brain games. Permainan di sela presentasi dapat membuat otak audiens segar kembali seperti sedia kala, dengan begitu materi presentasi dapat terserap secara optimal.

4. Menciptakan energi positif melalui gesture

Jangan lupa menggunakan komunikasi non verbal saat presentasi. Sebab, bahasa non verbal dapat memicu energi positif dalam diri audiens. Akan timbul rasa semangat untuk mengikuti jalannya presentasi hingga akhir. Gesture merupakan salah satu hal penting yang harus ada saat berinteraksi dengan orang lain, termasuk orang lain dalam jumlah yang tidak sedikit (dalam hal ini adalah audiens presentasi).

5. Melakukan interaksi atau dialog

Usahakan selalu melibatkan audiens saat presentasi berlangsung. Lakukan interaksi sederhana dengan memberikan kesempatan pada audiens presentasi untuk mengemukakan pendapat mereka. Dengan adanya dialog atau interaksi, besar kemungkinan audiens akan merasa nyaman selama presentasi berjalan. Audiens akan merasa dihargai dan dibutuhkan.

6. Tidak panik hingga gemetar

Gugup adalah hal wajar ketika melakukan presentasi di hadapan publik. Namun, jangan sampai kegugupanmu itu terlihat jelas di mata audiens presentasi. Cobalah untuk tetap bersikap percaya diri walaupun sebenarnya kamu panik bukan kepalang. Ketakutan itu hanya sementara adanya, kamu tidak perlu khawatir tidak bisa melewatinya. Kamu hanya perlu menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya, bersamaan dengan itu rasa panikmu akan berkurang seketika.

7. Let it flow!

Biarkan alur presentasi berjalan dengan semestinya. Kamu bisa mengatur jalannya presentasi agar sesuai dengan rencana awalmu. Namun, alangkah lebih baiknya jangan terlalu kaku melakukannya. Tidak perlu memaksakan kehendak apabila presentasi berjalan tidak sesuai rencana, ikuti saja alurnya dan tetap perhatikan durasi presentasi.

8. Tidak terpengaruh mood

Mood adalah hal riskan yang dapat memengaruhi hari-harimu. Terlebih lagi itu adalah mood negatif yang dapat menghancurkan jalannya presentasi. Usahakan untuk memisahkan kepentingan pribadimu dengan kepentingan yang menyangkut orang banyak. Sebagai presenter profesional, kamu harus bisa mengontrol mood negatif yang kamu rasakan ketika melakukan presentasi. Jangan sekali-sekali menunjukkan mood negatifmu di hadapan para audiens presentasi, ya!

9. Membuat catatan

Catatan atau notes dapat kamu gunakan untuk mencatat poin-poin penting yang harus kamu sampaikan saat presentasi. Catatan ini di luar dari slide presentasi yang ditampilkan, lho. Kamu bisa menggunakan kertas kecil untuk mencatat atau menggunakan fitur notes yang ada pada slide presentasi PowerPoint. Dengan adanya catatan, kamu tidak akan lupa akan hal-hal penting yang hendak disampaikan dan tentunya dapat memengaruhi kesuksesan presentasimu.

10. Mengevaluasi diri sendiri

Tidak berhenti sampai di situ. Kamu juga harus melakukan evaluasi terhadap dirimu sendiri. Apa saja kesalahan yang tidak sengaja dilakukan saat presentasi dan apa saja yang harus diperbaiki agar tidak terjadi kesalahan yang sama di kemudian hari. Kamu bisa meminta bantuan teman atau rekan untuk mengevaluasi dirimu.

 

Itulah 10 hal utama yang harus dilakukan saat presentasi. Hal-hal tersebut memang terlihat sederhana, namun seringkali dilupakan oleh presenter. Semoga bermanfaat!

 

 

 

Untuk konsultasi perihal presentasi, langsung saja hubungi:

Website: www.tokopresentasi.com

Email: info@tokopresentasi.com

Phone: 0812 8905 030 / 0813 8823 9660

BBM: 5795FBDD