Tidak jarang audiens presentasi merasa malas untuk memperhatikan sebuah presentasi atau seminar, alasannya bisa saja karena mereka tidak tertarik dengan materi presentasi yang dijelaskan atau bahkan karena penyampaian presentasi terlihat monoton dan membosankan.
Sebagai seorang presenter, tugasmu adalah mencegah agar hal tersebut tidak terjadi dalam sesi presentasi. Tokopresentasi punya trik agar disegani dan diperhatikan audiens presentasi, simak poin-poin berikut ini!
Perbanyaklah tersenyum dan melontarkan candaan ringan saat presentasi. Senyum adalah ibadah. Dengan tersenyum, baik presenter maupun audiens presentasi menjadi lebih rileks dan happy. Tunjukkan semangat dan percaya dirimu dalam menjalani sebuah presentasi, misalnya dengan berinteraksi basa-basi atau melontarkan lelucon ringan kepada audiens presentasi.
Sebab terkadang presenter memang perlu untuk menyelipkan sedikit hiburan di sela presentasi, asalkan tetap serius dan fokus pada tujuan. Ini juga dapat menimbulkan kesan baik bagi audiens presentasi terhadap seorang presenter.
Tunjukkan objek presentasi dengan jelas dan tegas. Tegas bukan berarti galak. Dengan bersikap tegas, audiens presentasi akan segan untuk melakukan hal-hal lain selain memperhatikan presentasi. Tujuannya memang bukan membuat audiens takut, namun ketika kamu menunjuk suatu objek yang sedang dijelaskan dengan gerakan tegas, misalnya, itu akan meningkatkan fokus audiens.
Kamu bisa gunakan properti untuk mendukung penjelasan presentasi, bisa disiapkan sebelum presentasi dimulai. Namun, jika tidak ada, kamu bisa menggunakan segala properti yang ada di sekitarmu. Pada intinya, kamu harus tegas dan serius dalam menjelaskan objek dari materi presentasi.
Sampaikan dengan singkat dan padat. Audiens tidak menyukai penjelasan yang bertele-tele dan berputar-putar. Ringkas dan jelasnya sebuah pembahasan materi presentasi akan membuat perhatian mereka terfokus pada jalannya presentasi.
Namun, yang perlu diingat adalah teknik penyampaian presentasi tidak bisa sembarangan dilakukan. Presenter harus bisa menjelaskan dengan singkat tapi juga harus detail, dan pastikan seluruh audiens presentasi mengerti tentang apa yang kamu bicarakan. Jangan sampai penjelasanmu sia-sia begitu saja.
Hindari sikap menunduk karena gugup atau malu. Gugup, malu, takut adalah hal-hal yang biasa dirasakan oleh orang awam yang baru terjun menjadi public speaker atau presenter. Namun, jangan sekali-sekali memasang ekspresi takut apalagi sambil menunduk ketika presentasi, itu hanya akan merendahkanmu sebagai presenter.
Bersikaplah seakan-akan kamu itu merupakan presenter profesional, walaupun sebenarnya kamu gugup setengah mati. Tataplah seluruh audiens satu persatu. Jika tidak mampu menatap mata mereka, tatap saja dahi mereka. Anggaplah mereka sebagai anak-anak yang sangat tertarik dengan materi presentasi yang kamu sajikan.
Sebelum presentasi, sempatkan untuk berlatih di depan cermin. Tips terakhir ini patut untuk dicoba dan dibiasakan. Melatih ekspresi ketika presentasi itu penting, salah satunya adalah dengan cara melihat dirimu sendiri di depan cermin. Kamu bebas untuk berbicara, berekspresi, bergaya, dan merencanakan seperti apa penampilan yang kamu inginkan di hadapan audiens presentasi nanti. Tampilkan yang terbaik untuk kesan terbaik yang kamu miliki.
Selain cermin, kamu juga bisa meminta bantuan teman atau keluarga dekatmu untuk mendengarkanmu berbicara. Kemudian, temanmu dapat memberitahu saran dan kritik mengenai penampilan presentasimu secara langsung tanpa harus tersinggung.
Demikian tips dan trik disegani dan diperhatikan audiens presentasi ala Tokopresentasi. Jangan lupa untuk selalu berdoa demi hasil akhir presentasi yang terbaik dan berkesan di hadapan audiens. Semoga bermanfaat!
Untuk konsultasi perihal presentasi, langsung saja hubungi:
Website: www.tokopresentasi.com
Email: info@tokopresentasi.com
Phone: 0812 8905 030 / 0812 8905 020
BBM: 5795FBDD