10 Cara Membuat Pitch Deck untuk Investor – Guy Kawasaki seorang ahli di bidang marketing asal Amerika, penulis, dan juga venture capitalist di Sillicon Valley membocorkan tips untuk mempresentasikan sebuah bisnis dan dapat menarik hari investor hanya dalam 10 slide presentasi.

Sebelum memasuki ke inti pembahasan, kami memiliki beberapa rekomendasi Desain Presentasi yang bisa Anda gunakan sebagai referensi dan sesuai dengan kebutuhan. Ingin membuat desain presentasi yang menarik seperti ini? Hubungi tokopresentasi.com sekarang juga.

10 Cara Membuat Pitch Deck untuk Investor

Tips ini diambil dari artikel dalam blognya yang berjudul the 10/20/30 Rule of PowerPoint. Apa saja 10 hal yang perlu disampaikan seorang pembisnis di depan investor hanya dalam 10 slide:

Slide 1: Title

Cantumkan nama perusahaan/bisnis Anda, berikan nama Anda dan jabatan Anda, cantumkan alamat bisnis Anda, email, dan juga nomor telepon yang bisa dihubungi.

Slide 2: Problem/Opportunity

Jelaskan masalah yang ada dibalik terciptanya bisnis Anda dan solusi yang Anda berikan terhadap masalah itu.

Slide 3: Value Proposition

Jelaskan keuntungan (nilai) dari solusi yang Anda tawarkan kepada pasar.

Slide 4: Underlying magic/technology

Jelaskan teknologi yang Anda gunakan atau rahasia unik dibalik produk yang Anda tawarkan. Penggunaan diagram, skema, atau flowchart akan sangat membantu dibandingkan dengan teks. Jika Anda memiliki demo produk atau prototype maka gunakan sesi ini untuk menjelaskannya. Glen Shires dari Google pernah mengatakan “Jika sebuah gambar menjelaskan 1000 kata, maka prototype menjelaskan 10.000 slides”

Slide 5: Business Model

Jelaskan siapa target market dari bisnis Anda dan bagaimana Anda bisa memindahkan uang mereka ke tangan Anda.

Slide 6: Market Plan

Jelaskan bagaimana Anda bisa mencapai target market Anda dan mengenalkan produk Anda kepada target market Anda.

Slide 7: Competitive Analysis

Berikan gambaran dengan jelas tentang analisa kompetisi yang bisnis Anda hadapi.

Slide 8: Management Team

Jelaskan siapa saja pemeran penting di dalam bisnis Anda, termasuk board of directors, board of advisors, termasuk investor jika sudah ada.

Slide 9: Financial Projection and Key Metrics

Berikan projeksi finansial dalam waktu tiga tahun ke depan. Jangan hanya mencantumkan perihal pendapatan dalam segi materi, namun juga beberapa metriks lain seperti projeksi jumlah customer dan conversion rate dari bisnis Anda. Sangat dianjurkan untuk menggunakan bottom-up forecast daripada top down.

Slide 10: Current Status, Accomplishment to date, Timeline, and Use of Funds

Jelaskan status terkini dari bisnis/produk yang Anda, apa target terdekat dari bisnis Anda, dan bagaimana Anda akan menggunakan uang yang sedang Anda coba dapatkan dari investor Anda.

Itulah 10 cara membuat pitch deck untuk investor yang dapat Anda kemas. Menurut Guy Kawasaki, jika Anda harus menggunakan lebih dari sepuluh slide untuk menjelaskan bisnis Anda, Anda mungkin tidak mempunyai bisnis. Jadi, perjelas ide bisnis Anda dan buat itu seringkas mungkin agar mudah dipahami oleh para audiens termasuk investor.


Ingin mengetahui lebih lanjut terkait layanan desain, animasi dan training kami?

Hubungi kami di: