Dalam memilih materi presentasi tidak boleh sesuka hati presenter. Bagaimana jika ternyata materi presentasi tidak disukai oleh audiens? Jelas, audiens tidak berkeinginan untuk memperhatikan presentasi yang kamu sajikan karena dianggap tidak menarik dan tidak penting untuk dibahas.

Mulailah dengan langkah-langkah di bawah ini untuk mendapatkan materi presentasi yang tepat dan berkualitas bagi audiens.

1. Kenali Audiens Presentasi

Tak kenal maka tak sayang. Pentingnya mengenal lebih dulu siapa audiens presentasi, bagaimana latar belakang audiens presentasi, apa kebiasaan audiens presentasi, serta apa saja hal-hal yang disukai audiens presentasi.

Dalam hal ini, informasi mengenai target audiens mencakup demografis, psikografis, dan behavioral perlu untuk diketahui. Demografis berarti mengenai jenis kelamin, rata-rata usia, profesi, dan lain sebagainya. Setelah mengetahui hal-hal tersebut, barulah kamu bisa menentukan materi presentasi apa yang kira-kira cocok untuk dijadikan bahan utama presentasi di hadapan para audiens presentasi.

2. Cari Tahu Tren Terbaru

Sering-sering mencari berita terbaru atau tren masa kini yang sedang diperbincangkan di masyarakat. Biasanya topik hangat seperti itu lebih menarik perhatian audiens dibandingkan topik-topik lama yang pernah muncul di tengah-tengah masyarakat. Tren terbaru ini juga dapat dijadikan bahan untuk analogi atau contoh dari materi presentasi yang dibahas. Dengan demikian, presentasi bisa menjadi lebih hidup dan tidak terasa membosankan.

3. Kumpulkan Materi Presentasi Alternatif

Setelah mengenal siapa audiens presentasi dan mencari tahu tren terbaru masyarakat, kamu bisa memulai untuk mengumpulkan dan mengklasifikasikan materi-materi tersebut yang sekiranya cocok untuk bahan presentasi. Pilihlah materi presentasi yang sifatnya tidak terlalu sensitif.

Tidak masalah jika itu merupakan materi presentasi yang kontroversial, tapi sewajarnya saja. Terkadang audiens justru lebih menyukai sesuatu yang menantang agar hati dan pikiran mereka bekerja dengan baik dan maksimal. Biasanya itu terjadi secara spontan karena mereka merasa tertarik pada materi presentasi yang disajikan oleh presenter di hadapan mereka.

4. Sesuaikan Dengan Kesanggupan Presenter

Apabila sudah menemukan satu materi presentasi yang cocok untuk dijadikan pembahasan utama, pastikan kamu menyanggupinya sekalipun itu adalah materi yang baru kamu ketahui atau merupakan materi yang cukup berat. Jangan sampai kamu merasa terpaksa menjalaninya karena hanya akan merugikan dirimu sendiri, sehingga hasilnya pun tidak akan maksimal bahkan gagal.

5. Cari Dari Berbagai Sumber

Jangan lupa untuk mencari informasi mengenai materi presentasi dari berbagai sumber. Baik berupa fakta maupun opini yang dikemukakan oleh orang lain. Berikan analogi atau contoh yang masuk akal dan acceptable. Tentu saja, sumber informasi tersebut dapat mendukung kebenaran dari materi presentasi yang kamu paparkan di hadapan audiens, sehingga audiens pun mempercayai setiap kalimat yang kamu ucapkan.

 

Itulah langkah-langkah dalam memilih materi presentasi yang tepat. Usahakan untuk lebih memperhatikan tentang hal ini, jangan sampai dilewati dan diabaikan. Walaupun tidak berpengaruh cukup besar terhadap hasil presentasi, namun pentingnya pemilihan materi presentasi yang tepat dapat meningkatkan citra presenter menjadi lebih baik dari sebelumnya. Semoga berhasil!

 

 

Untuk konsultasi perihal presentasi, langsung saja hubungi:

Website: www.tokopresentasi.com

Email: info@tokopresentasi.com

Phone: 0812 8905 030 / 0812 8816 5156

BBM: 5795FBDD