Presentasi yang sukses dipengaruhi oleh pemilihan materi presentasi yang tepat. Layaknya pidato atau speech, materi presentasi juga memiliki struktur yang tersusun berurutan dari awal hingga akhir. Tujuannya agar presentasi berjalan dengan sukses dan terstruktur. Penjelasan saat presentasi juga tidak akan berputar kemana-mana karena tentu saja hal itu bisa membuat audiens presentasi bingung.

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam menyusun struktur materi presentasi yang dirangkum oleh Tokopresentasi;

Struktur pertama adalah bagian pembuka. Pada bagian ini, presenter memiliki kesempatan untuk memperlihatkan first impression terbaik pada audiens presentasi. Mulailah dengan sapaan dan sambutan yang hangat, hingga basa basi yang tidak penting. Secara tidak sadar, hal tersebut dapat meningkatkan rasa antusias audiens presentasi. Kamu juga bisa melibatkan para audiens presentasi, ajak mereka berbincang layaknya teman dekat. Sapa mereka dengan penuh semangat yang membara serta antusias yang tinggi, sebab rasa semangat itu akan ikut timbul pada diri audiens presentasi tanpa diminta. Setelah itu kamu bisa memulainya dengan memberikan hints tentang materi yang akan dibawakan. Paparkan latar belakang yang berisi alasan yang jelas mengapa kamu mengangkat materi tersebut sebagai topik presentasi. Jangan terlalu cepat atau terlalu lama melakukan intro, sesuaikan dengan waktu yang tersedia.

Kedua yaitu bagian isi. Bagian ini merupakan bagian terpenting dari penyampaian materi presentasi. Pada bagian isi, kamu bisa mulai menyampaikan hal-hal sederhana hingga materi yang lebih sulit. Usahakan untuk menyampaikan sedetail mungkin, namun jangan sampai dianggap bertele-tele karena dapat membuat audiens presentasi bosan. Buruknya adalah mereka tidak memahami sama sekali apa yang kamu sampaikan. Tegaskan pada beberapa hal yang terbilang penting untuk diingat dan dimengerti, misalnya kamu bisa memberi highlight pada poin penting tersebut di dalam slide presentasi. Hal lain yang perlu diingat adalah sajikan desain presentasi yang sederhana dan profesional, serta tidak perlu berlebihan. Di bagian ini juga kamu bisa menambahkan analogi atau contoh yang berkaitan dengan materi presentasi, baik menggunakan properti maupun tidak.

Bagian terakhir adalah bagian penutup. Tidak jauh berbeda pada saat membuka presentasi, kamu bisa membuat lelucon di akhir presentasi atau mengadakan permainan kecil (seperti teka-teki) yang berkaitan dengan materi presentasi. Bagian terpenting yaitu jangan lupa untuk membuat kesimpulan dan inti dari keseluruhan materi presentasi yang disampaikan pada bagian isi. Biarkan audiens presentasi mencatat dalam buku atau pikiran mereka mengenai kesimpulan yang kamu sampaikan. Kamu juga bisa meminta pendapat audiens presentasi dan menyimpulkan tentang ilmu yang telah mereka dapatkan selama mendengarkan dan memperhatikan jalannya presentasi. Dengan begitu, mereka akan lebih mudah menyerap informasi dan mengingatnya kembali di kemudian hari. Bagian penutup juga merupakan bagian terpenting dalam menyampaikan sebuah presentasi. Sebab presenter, secara langsung maupun tidak, akan dinilai oleh audiens presentasi mengenai sikap dan gaya bicaranya selama memaparkan materi presentasi.

 

Demikian langkah-langkah menyusun struktur materi presentasi yang dapat kamu lakukan, perhatikan dan pelajari sebaik mungkin maka presentasimu akan berjalan dengan lancar dan sukses. Semoga bermanfaat!

 

 

Untuk konsultasi perihal presentasi, langsung saja hubungi:

Website: www.tokopresentasi.com

Email: info@tokopresentasi.com

Phone: 0812 8905 030 / 0813 8823 9660

BBM: 5795FBDD