LinkedIn adalah media sosial yang memiliki konsep berbeda dari media sosial pada umumnya, dimana sebagian besar penggunanya adalah orang-orang profesional yang memiliki latar belakang bisnis. Tujuan menggunakan LinkedIn cukup banyak, selayaknya sebuah identitas, ada yang menjadikan media ini untuk mencari pekerjaan, membangun personal branding, menambah pengetahuan tentang dunia kerja, dan ada pula yang memanfaatkan LinkedIn untuk menjadi influencer dan motivator.

Dari jumlah 500 juta pengguna LinkedIn, LinkedIn mengungkap bahwa jumlah pengguna mereka di Indonesia, diklaim mencapai lebih dari 8 juta pengguna per 25 April 2017. Jika menjelajah isi LinkedIn, banyak sekali orang yang “bercerita” mengenai masalah apapun yang berkaitan dengan pekerjaannya. Yang mereka lakukan ini mungkin bertujuan untuk membangun personal branding.

Personal branding adalah proses memasarkan diri melalui suatu citra yang dibentuk untuk khalayak umum. Citra ini kemudian dapat dipresentasikan melalui berbagai jalur, seperti media sosial, blog, situs web pribadi, hingga perilaku di depan umum.

Brand personal yang dilakukan berdasarkan strategi tertentu dapat memberikan dampak atau keuntungan kepada dua belah pihak. Pemilik brand bisa membuat ia secara personal dan perusahaan miliknya dikenal lebih luas, sementara audiens bisa merasa lebih percaya untuk melakukan interaksi dengannya.

Tidak mudah membangun personal branding melalui konten LinkedIn, apalagi bila kamu baru saja membuat akun LinkedIn. Ada beberapa tips yang bisa membantu kamu membangun personal branding pada akun LinkedInmu, check it out!

Sempurnakan Headline Profil Anda

Headline profil kamu memiliki fungsi layaknya cover sebuah majalah, singkat, jelas, informatif dan menarik, karena terkadang orang hanya menilai isi dari covernya saja, profil yang tidak lengkap dan terkesan asal akan memberikan kesan buruk.

Tulis Riwayat Pekerjaan Anda

Pengalaman adalah hal yang sangat penting. Tuliskan pengalaman kerja yang pernah kamu lakukan, beri penjelasan apa yang kamu lakukan dan pencapaianmu di setiap posisi yang kamu cantumkan tersebut, Informasi ini akan berguna untuk pengguna lain yang mungkin tertarik dan akhirnya menawarkan sebuah kerjasama.

Gunakan Foto Profil yang Baik

Di Facebook dan Instagram, orang cenderung memajang foto cantik/tampan dengan gaya bebas, ini berhasil membuat banyak orang tertarik untuk terhubung, tapi tidak untuk LinkedIn. Sebagian besar pengguna LinkedIn adalah profesional yang menilai kualitas seseorang dari headline dan deskripsi profil seperti pendidikan, testimonial, pelanggan dan pengalaman pekerjaan, bukan dari seberapa seksi foto profil Kamu. Jadi, pasanglah foto yang profesional, tapi juga jangan terlalu kaku.

Buat Konten yang Relevan dengan profesimu

Jika profesimu seorang HR kamu bisa membangun personal branding melalui konten-konten tentang dunia perekrutan dan kebiasaan karyawan. Bisa dari pengalaman kamu menginterview kandidat, atau sharing kebiasaan-kebiasaan yang banyak dilakukan orang saat interview, tips-tips dan hal lainnya. Menyajikan konten-konten ini akan membantu kamu lebih dikenal sebagai HR yang profesional.

Sajikan konten dengan storytelling dan Gunakan bahasa Inggris

Masih banyak orang yang enggan membaca karena konten yang terlihat membosankan. Hal ini juga berlaku di LinkedIn. Ada baiknya jika ingin membagikan sesuatu, sampaikanlah seperti sebuah cerita. Gunakan bahasa inggris yang baik, namun jika kamu kurang percaya diri dengan menggunakan bahasa inggris, gunakanlah bahasa Indonesia sebagai penggantinya. Pastikan pemilihan kata yang kamu gunakan familiar atau dekat dengan audiensmu.

Join Grup dan Gunakan Tagar

Seperti jejaring sosialnya lainnya, di LinkedIn kamu dapat pula terlibat dan membuat grup sesuai dengan jenis bisnis atau pekerjaan yang kamu tangani. Agar terlihat lebih profesional, maka cara yang paling efektif adalah terlibat dalam sebuah atau beberapa grup. Dengan terlibat langsung di dalamnya, kesempatan untuk kamu lebih dikenal semakin besar. Dan yang terakhir adalah gunakan tagar (#) di setiap konten yang kamu sajikan, agar konten tersebut tersebar lebih luas lagi.

Itu tadi 6 langkah awal membangun personal branding melalui LinkedIn, Masih belum paham dan butuh bantuan, Tokopresentasi bisa membantumu membuat konten LinkedIn yang menarik. Hubungi kami melalui WhatsApp: 0812 8905 020.