10 Cara Membuat Template PPT 10 Slide Pitching yang Profesional
Membuat template PowerPoint untuk pitching adalah langkah penting untuk menyampaikan ide Anda secara jelas dan meyakinkan. Berikut adalah 10 cara yang dapat membantu Anda menciptakan template PPT 10 slide yang profesional dan efektif:
1. Elevator Pitch
Ibarat bertemu seseorang ketika berada di dalam sebuah lift, kamu diharuskan menyampaikan gagasan atau informasi kepada seseorang tersebut (anggaplah investor) dalam waktu yang singkat sampai pintu lift terbuka di lantai tujuan. Kesempatanmu terbatas dalam menyampaikan gagasan tersebut, maka gunakan kalimat yang sederhana dan mudah dipahami pada slide presentasi pitching. Jangan biarkan lawan bicaramu itu kesulitan berpikir dan memahami informasi yang kamu ucapkan.
2. Mulai dengan Slide Pembuka yang Kuat
Slide pertama adalah kesan pertama. Buatlah slide pembuka yang mencerminkan inti dari presentasi Anda. Sertakan judul yang menarik, logo perusahaan, dan elemen visual yang mendukung tema presentasi.
3. Jelaskan Masalah yang Ingin Diselesaikan
Pada slide kedua, fokuskan perhatian audiens pada masalah yang relevan dengan apa yang Anda tawarkan. Gunakan data atau contoh nyata untuk menggambarkan seberapa besar masalah ini dan mengapa penting untuk diselesaikan.
Pada slide ini, utarakan hal-hal yang menjadi permasalahan di masyarakat yang tengah dihadapi. Kamu dapat mengangkat fenomena yang berkaitan dengan topik presentasi pitching. Masalah atau “The Problem” ini merupakan pokok permasalahan yang harus kamu paparkan di depan calon investor atau klien.
4. Tampilkan Solusi yang Ditawarkan
Selanjutnya, presentasikan solusi yang Anda tawarkan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pastikan slide ini jelas dan langsung pada inti, dengan visual yang membantu memperjelas konsep.
Setelah membahas permasalahan yang ada, kamu tentu harus mencantumkan dan menjelaskan solusi dari problem pada slide presentasi pitching. Investor atau klien ingin mengetahui bagaimana tim kamu mengatasi masalah tersebut, sebagai solusi yang dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Buktikan dan yakinkan mereka bahwa tim (perusahaan) kamu bisa mengatasi segalanya, tunjukkan fakta-fakta dan kelebihan tim kamu yang tidak dimiliki oleh tim (perusahaan) lainnya.
5. Jelaskan Model Bisnis Anda
Slide keempat sebaiknya digunakan untuk menjelaskan bagaimana solusi Anda akan menghasilkan keuntungan. Paparkan model bisnis secara ringkas namun padat, tunjukkan bagaimana Anda merencanakan untuk menghasilkan pendapatan.
Buatlah Business Model Canvas (BMC) pada slide presentasi pitching, yang berupa kerangka kerja, yang membahas mengenai model bisnis atau usaha yang fungsinya adalah untuk memvisualisasikan yang kemudian dapat dinilai dan diubah untuk kinerja yang optimal nantinya. BMC ini digunakan untuk mempercepat proses analisa kekuatan dan kelemahan usaha yang dijalani, termasuk analisa profit usaha.
6. Tampilkan Analisis Pasar
Untuk meyakinkan audiens tentang potensi solusi Anda, sajikan analisis pasar yang relevan. Gunakan grafik atau diagram untuk menunjukkan ukuran pasar, target audiens, dan tren industri yang mendukung peluang bisnis Anda.
Paparkan jangkauan dan potensi pasar sasaran dari solusi yang kamu berikan, termasuk segmentasinya melalui fakta dan data statistik yang spesifik. Semakin besar peluang dalam menjangkau pasar, maka semakin besar pula ketertarikan para calon investor untuk menggunakan jasa dari tim (perusahaan) kamu.
7. Proprietary Tech
Kamu bisa menyebutkan segala hal mengenai tim (perusahaan) kamu pada slide presentasi pitching, seperti pengalaman, klien, kerjasama, dan portofolio lainnya. Hal ini bertujuan untuk meyakinkan calon investor bahwa kamu memiliki keahlian yang mumpuni dan dapat dipercaya untuk menjalankan project mereka.
7. Perkenalkan Tim Anda
Slide ini sangat penting untuk menunjukkan bahwa Anda memiliki tim yang kompeten. Perkenalkan anggota tim inti dengan latar belakang mereka yang relevan, dan jelaskan peran masing-masing dalam proyek.
Kamu bisa menunjukkan siapa saja yang ada di balik tim dan bekerja di dalamnya. Siapa yang menguasai pemasaran (marketing), siapa yang mahir membuat desain, dan bidang-bidang lainnya yang ada di dalam tim kamu. Itu menjadi kelebihan tersendiri untuk membuat para calon investor tertarik denganmu dan presentasimu.
8. Competitor
Sebutkan siapa saja yang akan menjadi pesaingmu. Tugasmu adalah meyakinkan mereka yang akan menjadi calon klienmu bahwa tim (perusahaan) kamu adalah pilihan yang terbaik dan tepat yang bisa mengatasi segala hal yang menjadi permasalahan dengan mudah dan cepat.
9. Paparkan Strategi Pemasaran dan Penjualan
Selanjutnya, jelaskan strategi Anda untuk memasarkan produk atau layanan dan bagaimana Anda akan mencapai target penjualan. Gunakan poin-poin yang jelas dan visual yang mendukung rencana pemasaran Anda. Paparkan strategi dan rencanamu dalam menjangkau audiens (konsumen). Termasuk media-media yang digunakan untuk menjangkaunya, seperti melalui iklan di televisi, media cetak, media sosial, maupun strategi (selain iklan) menggunakan media lainnya.
10. Tunjukkan Proyeksi Keuangan
Slide ke delapan sebaiknya digunakan untuk menunjukkan proyeksi keuangan bisnis Anda. Sajikan angka-angka penting seperti pendapatan yang diproyeksikan, biaya operasional, dan keuntungan yang diharapkan dalam beberapa tahun ke depan.
11. Jelaskan Kebutuhan Pendanaan
Pada slide ini, jelaskan dengan jelas berapa dana yang Anda butuhkan, bagaimana dana tersebut akan digunakan, dan apa yang akan didapatkan investor dari investasi tersebut. Transparansi dalam kebutuhan pendanaan sangat penting untuk membangun kepercayaan.
Pada slide presentasi pitching yang terakhir, sampaikan mengenai ‘apa yang kamu butuhkan’ kepada calon investor. Berapa biaya yang kamu miliki, berapa biaya yang kamu butuhkan, serta bagaimana menggunakan biaya-biaya tersebut secara optimal.
12. Akhiri dengan Call to Action yang Jelas
Slide terakhir harus mengarahkan audiens pada langkah berikutnya. Berikan Call to Action yang jelas, seperti mengajak untuk berdiskusi lebih lanjut, atau menyetujui pertemuan berikutnya. Pastikan juga untuk menyertakan informasi kontak yang mudah diakses.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menciptakan template PPT 10 slide yang tidak hanya profesional, tetapi juga efektif dalam menyampaikan pesan dan tujuan Anda kepada audiens. Demikian cara membuat 10 slide presentasi pitching yang profesional di hadapan calon investor. Poin-poin di atas merupakan konten yang bisa kamu jadikan referensi pembuatan slide presentasi pitching, hal lain yang perlu diperhatikan adalah tampilan desain sederhana dan penggunaan warna yang konsisten.