Tokopresentasi seringkali membahas mengenai pemilihan materi presentasi yang tepat bahkan langkah-langkah menyampaikan materi presentasi tersebut dengan baik dan benar. Ketepatan materi presentasi yang disajikan sangat mempengaruhi ketertarikan audiens dan pemahaman audiens. Ketika audiens tertarik untuk memperhatikan, maka secara otomatis mereka akan tertarik serta mencoba memahami isi presentasi yang disampaikan.

Namun, tidak jarang presenter mengalami masalah yang tidak jauh berbeda dari itu. Presenter yang tidak tertarik pada materi presentasi akan sulit menerima dan memahaminya. Jika Anda diposisikan sebagai presenter, pasti Anda merasa tidak yakin mampu menjalani presentasi dengan lancar.

Oleh karena itu, Tokopresentasi kembali membahas tips mengenai materi presentasi yaitu tips menguasai materi presentasi dengan cepat. Dengan melihat tips-tips berikut, Anda tidak perlu khawatir dan merasa kesulitan dalam menguasai materi presentasi yang akan Anda sajikan. Walaupun materi tersebut belum pernah Anda ketahui sama sekali.

1. Tumbuhkan niat dalam diri untuk serius belajar

Mengerjakan sesuatu tentu harus diawali dengan niat. Sebab jika tidak diniatkan terlebih dahulu, pekerjaan tersebut tidak akan terselesaikan sesuai dengan rencana. Pasti banyak hambatan yang secara tidak langsung mengganggu proses latihan presentasi. Lalu bagaimana caranya? Anda harus menyisihkan waktu dengan mengosongkan jadwal di satu hari atau beberapa jam saja dalam sehari untuk memfokuskan diri berlatih presentasi. Tujuannya adalah agar tidak terburu-buru dan tidak terpaksa. Selain itu, agar timbul rasa nyaman pada diri Anda terlebih dahulu.

2. Membuat outline presentasi dengan menggunakan mind map

Tips kedua yang bisa Anda lakukan adalah membuat outline presentasi. Buatlah daftar berisi ringkasan (resume) dari materi presentasi, setelah itu Anda bisa memberi highlight dan menjadikannya poin-poin penting yang sekiranya akan dibahas saat sesi presentasi. Ini adalah salah satu cara yang efektif dan efisien untuk menguasai materi presentasi dalam waktu singkat.

Anda juga bisa menggunakan mind map untuk membuat outline presentasi. Teknik mind map merupakan solusi bagi Anda yang visual learner. Namun, faktanya memori otak manusia lebih mudah mengingat sesuatu secara visual dibandingkan dengan sesuatu yang hanya berupa teks/tulisan. Pada intinya, outline presentasi digunakan sebagai acuan atau pedoman agar tidak out of topic saat menyampaikan materi presentasi di hadapan audiens.

3. Lebih fokus mempelajari materi presentasi

Selanjutnya adalah mencoba untuk lebih fokus memahami bahan-bahan presentasi. Baca materi presentasi dengan teliti dan seksama. Tandai poin-poin yang tidak Anda pahami, kemudian cari tahu poin-poin tersebut di berbagai sumber internet maupun buku. Tidak perlu tergesa-gesa, lakukan saja sambil rileksasi seperti minum teh, makan coklat atau cemilan lain yang membuat pikiranmu santai dan fokus.

Hindari kegiatan mengobrol dengan orang lain, baik melalui chatting atau texting, voice call, apalagi video call. Lakukan hal-hal tersebut ketika mata dan pikiran Anda sudah mulai lelah, namun jangan lupa untuk melanjutkannya lagi setelah itu. Jangan pula sambil mengerjakan sesuatu yang lain, yang sifatnya berat. Itu bisa membuat Anda kehilangan fokus dan merasa terbebani sehingga mudah lelah lalu ingin menyudahi semuanya.

4. Berlatih presentasi di depan cermin

Setelah berhasil memahami materi presentasi, Anda bisa langsung mempraktikkannya. Ingat! Anda harus menguasai, bukan hanya memahami. Menguasai artinya Anda mampu menjelaskannya kembali kepada banyak audiens di hadapan Anda.

Cermin dapat menjadi media latihan presentasi Anda. Dengan menggunakan cermin, Anda bisa melihat bagaimana gaya bicara, gerak tubuh, serta ekspresi Anda ketika melakukan presentasi. Bersamaan dengan itu, Anda bisa sekaligus melakukan evaluasi pada diri Anda. Jangan lupa untuk selalu menyungging senyum, berlatihlah tersenyum di depan cermin sampai Anda terbiasa melakukannya.

5. Merekam hasil latihan presentasi

Tips terakhir yaitu merekam diri Anda ketika melakukan presentasi. Carilah tempat sepi dengan pencahayaan yang cukup, lalu rekam diri Anda tanpa cermin. Anggap saja kamera yang ada di hadapan Anda adalah audiens yang hadir untuk melihat sajian presentasi Anda. Tujuan dari membuat rekaman hasil latihan presentasi yaitu untuk mengevaluasi diri setelah sebelumnya berlatih di depan cermin. Sebab Anda akan melihat diri Anda berbicara tanpa melihat ke cermin. Selanjutnya Anda bisa melakukan evaluasi lagi tentang bagian mana yang harus diperbaiki dan bagian mana yang harus ditambah.

Itulah beberapa langkah-langkah dan tips menguasai materi presentasi dengan cepat. Perlu diingat, keyakinan dan kepercayaan diri jauh lebih mempengaruhi kesuksesan sebuah presentasi. Selamat mencoba!