User Interface Adalah: Pengertian, Fungsi, beserta Contohnya – Setiap kali kita menggunakan aplikasi di smartphone, menjelajahi website, atau berinteraksi dengan perangkat elektronik lainnya, kita sebenarnya sedang berhadapan dengan user interface atau antarmuka pengguna. Sederhananya, user interface adalah bagian dari produk yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan sistem. Ini seperti wajah dari sebuah produk yang pertama kali dilihat dan dirasakan oleh pengguna.

Yuk kita bahas lebih dalam di artikel ini mengenai user interface adalah apa?  Kemudian fungsi, beserta contohnya!

Sebelum memasuki ke inti pembahasan, kami memiliki beberapa rekomendasi Desain Presentasi yang bisa Anda gunakan sebagai referensi dan sesuai dengan kebutuhan. Ingin membuat infografis yang menarik seperti ini? Hubungi tokopresentasi.com sekarang juga.

Pengertian User Interface

User Interface (UI) adalah antarmuka pengguna yang dirancang untuk memudahkan interaksi manusia dengan komputer atau perangkat lainnya. Menurut Don Norman, seorang pakar dalam bidang desain interaksi dan penulis buku The Design of Everyday Things, UI yang efektif bukan hanya sekadar menyajikan elemen visual, tetapi juga memastikan bahwa pengguna dapat memahami dan menggunakan sistem tanpa kebingungan. Elemen-elemen UI meliputi tombol, menu, ikon, dan tata letak yang dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang intuitif.

Pentingnya Desain UI yang Efektif

Pentingnya UI yang baik dapat dilihat dari data yang dirilis oleh Forrester Research, yang menunjukkan bahwa antarmuka pengguna yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan tingkat konversi hingga 200%. Statistik ini mempertegas bahwa UI yang baik tidak hanya memengaruhi kenyamanan pengguna tetapi juga memiliki dampak langsung pada kesuksesan bisnis.

Tujuan Desain UI: Kemudahan, Efisiensi, dan Intuitivitas

Desain UI yang baik memiliki tujuan utama untuk membuat interaksi antara pengguna dan perangkat menjadi lebih mudah, efisien, dan intuitif. Sebagai contoh, studi kasus pada aplikasi perbankan digital Revolut menunjukkan bahwa penyesuaian tata letak tombol navigasi yang lebih responsif dan mudah diakses meningkatkan retensi pengguna hingga 30% dalam tiga bulan pertama setelah pembaruan desain.

Elemen Utama dalam Desain UI

Desain UI yang efektif harus memperhatikan beberapa elemen penting, termasuk:

  1. Kemudahan Navigasi: Pakar desain Jakob Nielsen menegaskan dalam penelitian Usability Engineering bahwa navigasi yang mudah dimengerti adalah elemen kunci dalam memastikan pengalaman pengguna yang baik. Sebagai contoh, fitur “breadcrumb navigation” pada situs e-commerce membantu pengguna melacak posisi mereka di dalam situs dengan mudah.
  2. Kenyamanan Visual: Studi dari jurnal Behavior & Information Technology menunjukkan bahwa tata letak dan kombinasi warna yang baik dapat mengurangi tingkat stres pengguna hingga 15%. Sebagai tambahan, aplikasi seperti Notion sering dikutip sebagai contoh keberhasilan dalam memberikan kenyamanan visual melalui desain yang minimalis namun fungsional.
  3. Responsivitas: Sebuah laporan dari Google Web.Dev menunjukkan bahwa responsivitas UI pada perangkat seluler meningkatkan kepuasan pengguna hingga 40%. Misalnya, aplikasi Airbnb memperlihatkan responsivitas yang optimal dengan desain yang secara otomatis menyesuaikan tampilan pada berbagai ukuran layar, yang menjadi salah satu faktor keberhasilan mereka.

Referensi:

  1. Don Norman, The Design of Everyday Things, Basic Books, 2013.
  2. Jakob Nielsen, Usability Engineering, Academic Press, 1993.
  3. “How UX Design Improves Conversion Rates,” Forrester Research, 2021.
  4. “The Impact of Visual Design on Stress Levels,” Behavior & Information Technology, 2019.
  5. “Case Study: Airbnb’s Responsive Design Approach,” Google Web.Dev, 2020.

Desain UI yang efektif tidak hanya berfokus pada estetika tetapi juga pada fungsi, kenyamanan, dan efisiensi. Dengan memadukan pendapat ahli, data statistik, dan studi kasus, desainer dapat menciptakan antarmuka yang tidak hanya memukau tetapi juga memberikan pengalaman pengguna yang optimal.

Baca Juga: Arti Warna dalam Desain Presentasi

Fungsi User Interface

Fungsi User Interface adalah untuk memfasilitasi interaksi yang efektif antara manusia dan mesin.  Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai fungsi-fungsi utama UI:

Mempermudah Navigasi

UI dirancang untuk memudahkan pengguna dalam menavigasi berbagai fitur dan fungsi dalam aplikasi atau perangkat. Dengan elemen-elemen seperti tombol, menu, dan ikon yang ditempatkan secara strategis, pengguna dapat dengan cepat menemukan dan mengakses fungsi yang mereka butuhkan. Desain yang intuitif dan logis membantu pengguna untuk menyelesaikan tugas mereka tanpa harus mencari-cari atau merasa bingung, sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan.

Meningkatkan Pengalaman Pengguna

Desain UI yang baik membantu pengguna mencapai tujuannya dengan lebih mudah. Faktor-faktor seperti estetika visual, konsistensi desain, dan responsivitas antarmuka berkontribusi pada kenyamanan dan kepuasan pengguna saat menggunakan aplikasi atau perangkat. Tampilan yang menyenangkan membuat pengguna merasa lebih dihargai.

Menyampaikan Informasi Secara Efisien

UI berfungsi untuk menyampaikan informasi kepada pengguna dengan cara yang jelas dan mudah dipahami. Melalui penggunaan teks, grafik, dan elemen visual lainnya, UI membantu pengguna mendapatkan informasi yang diperlukan tanpa harus berusaha keras. Misalnya, dashboard yang dirancang dengan baik dapat menampilkan data penting secara ringkas dan jelas, sehingga pengguna dapat dengan cepat memahami status atau kinerja sistem tanpa kebingungan.

Membuat Interaksi Lebih Intuitif

Salah satu fungsi utama UI adalah untuk membuat interaksi pengguna dengan sistem menjadi lebih intuitif. Desain yang mudah dipahami, dengan elemen interaktif yang responsif, membantu pengguna merasa nyaman dan percaya diri saat menggunakan aplikasi atau perangkat. Dengan menerapkan prinsip-prinsip desain yang dikenal dan diterima secara umum, seperti tombol yang mudah diklik atau gestur yang umum digunakan, UI memungkinkan pengguna untuk beradaptasi dengan cepat tanpa memerlukan pelatihan atau instruksi tambahan.

Memastikan Konsistensi

UI berperan dalam menjaga konsistensi tampilan dan interaksi di seluruh aplikasi atau sistem. Konsistensi ini mencakup penggunaan warna, tipografi, ikonografi, dan elemen desain lainnya yang seragam di berbagai bagian aplikasi. Dengan konsistensi yang baik, pengguna dapat lebih mudah memahami dan mengingat cara berinteraksi dengan sistem, serta merasa lebih familiar saat berpindah dari satu bagian ke bagian lain. Konsistensi ini membantu mengurangi kurva belajar dan meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap aplikasi atau perangkat.

Meningkatkan Aksesibilitas

UI juga berfungsi untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna dengan berbagai kebutuhan dan kemampuan. Desain yang mempertimbangkan aksesibilitas memastikan bahwa aplikasi atau perangkat dapat digunakan oleh orang-orang dengan berbagai kemampuan, termasuk mereka yang memiliki gangguan penglihatan, pendengaran, atau motorik. Misalnya, penggunaan teks alternatif untuk gambar, kontras warna yang memadai, dan navigasi yang dapat diakses dengan keyboard atau pembaca layar, semuanya berkontribusi pada pengalaman pengguna yang inklusif.

Memfasilitasi Feedback dan Respons

UI juga memungkinkan pengguna untuk memberikan umpan balik dan mendapatkan respons dari sistem. Elemen seperti notifikasi, pesan kesalahan, dan konfirmasi tindakan membantu pengguna memahami hasil dari interaksi mereka dan memberikan informasi penting tentang status sistem. Umpan balik ini memungkinkan pengguna untuk memperbaiki kesalahan, mengonfirmasi tindakan, dan merasa lebih terhubung dengan sistem, sehingga meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan mereka.

Baca Juga: Psikologi Warna Dalam Desain: Manfaat, Jenis, Cara Memilihnya

Contoh User Interface

User Interface (UI) dapat ditemukan di berbagai produk digital dan perangkat yang kita gunakan sehari-hari. UI dirancang untuk memfasilitasi interaksi pengguna dengan sistem atau aplikasi dengan cara yang intuitif dan efisien. Berikut adalah beberapa implementasi UI yang sering kita jumpai:

Website

  • Tombol: Elemen seperti “Submit,” “Login,” dan “Daftar” merupakan tombol-tombol yang memungkinkan pengguna melakukan aksi seperti mengirimkan formulir, masuk ke akun, atau mendaftar untuk layanan. Tombol-tombol ini sering dirancang dengan warna yang mencolok dan posisi yang strategis untuk menarik perhatian pengguna.
  • Menu Navigasi: Menu navigasi pada website, seperti dropdown menus, hamburger menus, dan breadcrumb navigation, membantu pengguna menjelajahi berbagai halaman dan fitur situs web dengan mudah. Dropdown menus memungkinkan pengguna memilih dari berbagai opsi, sementara hamburger menus sering digunakan dalam desain responsif untuk menghemat ruang layar. Breadcrumb navigation menunjukkan jalur navigasi yang telah diambil, membantu pengguna melacak lokasi mereka di dalam situs.
  • Formulir: Bidang input teks, kotak centang, dan tombol radio adalah elemen formulir yang memungkinkan pengguna memasukkan informasi, memilih opsi, dan membuat pilihan di situs web. Formulir ini sering digunakan untuk pendaftaran, pencarian, atau pengumpulan data dari pengguna.
  • Ikon: Simbol grafis seperti ikon kamera, email, dan keranjang belanja mewakili berbagai tindakan atau objek di situs web. Ikon membantu memperjelas fungsi tombol atau link dan membuat antarmuka lebih mudah dipahami secara visual.
  • Layout: Penempatan elemen-elemen di halaman web, termasuk struktur grid, margin, dan padding, memainkan peran penting dalam bagaimana informasi disajikan dan diakses. Layout yang terorganisir dengan baik membuat konten lebih mudah dibaca dan dinavigasi.

Aplikasi Mobile

  • Tombol: Di aplikasi mobile, tombol seperti “Next,” “Back,” dan “Home” memungkinkan pengguna untuk berpindah antara layar, kembali ke halaman sebelumnya, atau kembali ke layar utama. Tombol-tombol ini dirancang dengan ukuran yang sesuai agar mudah ditekan pada layar sentuh.
  • Menu Navigasi: Menu navigasi dalam aplikasi mobile termasuk hamburger menus dan tab bars. Hamburger menus menyembunyikan opsi menu di balik ikon menu, sementara tab bars menyediakan akses cepat ke berbagai bagian aplikasi dengan ikon tab.
  • Ikon: Ikon di aplikasi mobile sering digunakan untuk mewakili fitur atau tindakan seperti pengaturan, notifikasi, atau pencarian. Ikon yang jelas dan konsisten membantu pengguna memahami fungsi tanpa memerlukan teks tambahan.
  • Gesture: Gestur seperti swipe, pinch, dan zoom memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan aplikasi secara langsung melalui gerakan jari di layar sentuh. Gestur ini memudahkan navigasi dan manipulasi konten dalam aplikasi.
  • Dialog Box: Kotak pop-up dan dialog box berfungsi sebagai notifikasi atau prompt interaktif dalam aplikasi. Dialog box memberikan umpan balik langsung dan memungkinkan interaksi cepat.

Perangkat Elektronik

  • Tombol Fisik: Pada perangkat elektronik seperti TV atau radio, tombol fisik seperti tombol power, volume, dan kontrol lainnya memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan perangkat secara langsung. Tombol-tombol ini dirancang dengan ukuran dan penempatan yang memudahkan penggunaan.
  • Layar Sentuh: Banyak perangkat elektronik modern, seperti smartphone dan tablet, menggunakan layar sentuh yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol elemen UI dengan sentuhan jari. Layar sentuh mendukung berbagai interaksi, termasuk mengetuk, menggesek, dan mencubit.
  • Remote Control: Remote control berfungsi sebagai alat input untuk mengoperasikan perangkat elektronik dari jarak jauh. Remote ini dilengkapi dengan tombol-tombol untuk mengubah saluran, mengatur volume, dan melakukan fungsi lainnya.
  • Interface Suara: Beberapa perangkat elektronik, seperti asisten virtual dan sistem infotainment mobil, menggunakan interface suara untuk menerima perintah atau input dari pengguna. Teknologi pengenalan suara memungkinkan interaksi tanpa memerlukan kontrol fisik.

Contoh UI yang Baik

  • Netflix: Antarmuka yang intuitif dan mudah digunakan, dengan desain yang sederhana dan navigasi yang jelas.
  • Spotify: Desain yang modern dan minimalis, dengan fitur-fitur yang mudah diakses.
  • Google Maps: Antarmuka yang intuitif dan informatif, dengan peta yang jelas dan fitur-fitur seperti pencarian rute dan navigasi.

Jasa Desain UI UX dari Toko Presentasi

Toko Presentasi menawarkan jasa desain UI/UX dengan pengalaman yang mendalam dan luas. Sejak tahun 2012, tokopresentasi.com telah sukses mendesain lebih dari 25.000 slide presentasi untuk berbagai sektor, termasuk pemerintahan, BUMN, kementerian, perusahaan swasta, UMKM, startup, dan bisnis online. Klien kami berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pengusaha, entrepreneur, dan wirausaha, hingga trainer, coach, PNS, dan karyawan swasta.


Ingin mengetahui lebih lanjut terkait layanan desain, animasi dan training kami?

Hubungi kami di: