15 Cara Menjawab Pertanyaan Presentasi dengan Profesional 

“Baik, apakah ada pertanyaan dari bapak ibu sekalian?”

Tak pernah lengkap rasanya jika presentasi tidak diikuti dengan sebuah pertanyaan. Seberapa jelas Anda pun menjelaskan, akan ada satu yang berpaling dan tidak menangkap jelas apa yang telah Anda bicarakan. Presentasi yang selesai adalah ketika Anda dapat menangani semua pertanyaan yang muncul.

Sebelum memasuki ke inti pembahasan, kami memiliki beberapa rekomendasi Desain Presentasi yang bisa Anda gunakan sebagai referensi dan sesuai dengan kebutuhan. Ingin membuat desain presentasi yang menarik seperti ini? Hubungi tokopresentasi.com sekarang juga.

Akan ada banyak tipe penanya yang Anda temukan. Mulai dari yang memaparkan pandangan dalam bentuk pidato, ada yang bertanya karena sudah mempunyai agenda sendiri, ada yang sama sekali tidak memperhatikan dari awal dan bertanya hal yang sudah Anda jelaskan dalam slide, dan ada juga yang melambung jauh dari topik yang Anda bicarakan bahkan bisa ada yang sampai menyinggung Anda secara personal.

Lantas, bagaimana Anda menangani perihal sesi Tanya Jawab?

Selalu antisipasi pertanyaan yang akan muncul

Mengantisipasi pertanyaan yang sekiranya muncul bisa menjadi satu cara jitu untuk menyiapkan jawabannya. Memperkirakan pertanyaan yang kemungkinan besar akan muncul di presentasi Anda. Di samping itu, Anda bisa coba untuk menganalisa calon pendengar. Dimulai dengan sesuatu yang bisa pendengar pedulikan terhadap presentasi Anda. Membuat daftar pertanyaan yang akan muncul bisa menjadi ide bagus untuk mengantisipasi. Hal ini pun bisa membantu Anda jika dihadapkan dengan pertanyaan yang tidak terduga.

Pastikan Anda mendengar dan mengerti secara utuh sebelum menjawab

Langkah pertama menghadapi pertanyaan dari pendengar adalah mendengarkannya secara teliti. Anda perlu melihat dan mendengarnya lebih dalam, ketika itu Anda bisa tahu arah pertanyaan akan kemana. Klarifikasi merupakan teknik terbaik untuk mencoba mengerti isi dari pertanyaan secara utuh.

Jika Anda sudah mengerti, jawab secara teliti dan to the point. Jika Anda tidak bisa menjawabnya, akui dengan berani bahwa Anda tidak tahu jawabannya. Tidak direkomendasikan apabila Anda beralasan berputar-putar untuk menutupi ketidak-tahuan Anda. Karena itu bisa mengorbankan reputasi Anda setelah presentasi.

Jika pertanyaannya sulit, Anda harus menghabiskan waktu Anda membaca artikel ini

Anda pembicara, Anda lah yang seharusnya mengontrol sesi pertanyaan

Terkadang ada penanya yang mengambil alih sesi tanya dengan menghabiskan waktu sesi. Pertanyaan bertubi-tubi ditambah dengan pandangan personal terhadap topik yang Anda presentasikan. Ketika dihadapkan dengan situasi ini, jawab hanya pada pertanyaan pertama dan lanjut menjawab pertanyaan dari orang yang berbeda. Jika Anda memutuskan untuk “memuaskan” penanya dominan ini, pastikan pendengar yang lain tidak mempunyai pertanyaan.

Jika ada pertanyaan yang tidak relevan, Anda bisa meresponnya selama itu ada dalam cakupan kapabilitas Anda. Jawab dengan simpel, padat, dan dimengerti. Jika penanya melangkah lebih jauh membicarakan hal yang tidak ada relevansinya, Anda yang memegang kontrol.

Bagaimana Anda menghadapi pertanyaan yang offensif dan bersipat personal?

Banyak pendengar yang barangkali tidak tertarik dengan Anda. Pertanyaan yang dilemparkan pun terkesan menyinggung dan offensif. Untuk menghadapi pertanyaan seperti ini, cara terbaik adalah menghadangnya dengan kepala dingin. Perlu Anda tanamkan bahwa pendengar Anda bukan musuh. Oleh karena itu, klarifikasi pertanyaan dengan mengaitkan isu atau topik dari presentasi yang Anda sampaikan. Tetap pertahankan pada topik presentasi Anda.

Mudah sekali memancing orang untuk emosi, oleh karena itu jangan mencoba untuk memberikan jawaban yang defensif sampai mengkritik penanya tersebut. Akan lebih baik jika Anda bisa mengetahui latar belakang pendengar melalui analsia audiens, sehingga Anda dapat menemukan motif dari pertanyaan.

Bagaimana jika terdiam tanpa ada pertanyaan?

Intisarikan pesan yang telah Anda sampaikan. Poin inti yang kembali disampaikan, dan ajak pendengar Anda untuk berpendapat dan memberi tanggapan. Tanya pendengar Anda apakah mereka berada dalam satu jalan dan pemikiran yang sama dengan Anda atau tidak. Banyak dari pendengar barangkali merasa tidak kuasa bertanya didepan umum, sehingga Ada baiknya jika Anda meluangkan sesi tanya jawab one-on-one diluar sesi presentasi.

Tutup presentasi Anda dengan mengulang kembali poin inti dari keseluruhan presentasi. Akhiri dengan Bang untuk memberi kesan terakhir yang terlupakan. Bisa dalam bentuk jargon, quotes, atau video.

15 Cara Menjawab Pertanyaan Presentasi dengan Profesional

Setiap kali kita memberikan presentasi, ada kemungkinan besar kita akan mendapat pertanyaan dari audiens. Kemampuan untuk menjawab pertanyaan dengan tepat dan profesional adalah keterampilan penting. Berikut ini adalah 15 cara menjawab pertanyaan presentasi yang bisa kamu terapkan untuk menjawab pertanyaan dengan percaya diri dan tetap profesional.

1. Berikan Respon Tenang dan Ramah

Ketika ada pertanyaan, tanggapi dengan tenang dan tersenyum. Ini menunjukkan bahwa kamu terbuka untuk berdiskusi. Respon ramah juga membantu membangun suasana nyaman antara kamu dan audiens.

2. Dengarkan Pertanyaan dengan Sungguh-Sungguh

Jangan terburu-buru menjawab. Dengarkan pertanyaannya dengan baik, pastikan kamu benar-benar memahami sebelum memberikan tanggapan.

3. Tunjukkan Penghargaan atas Pertanyaan

Mulailah jawaban dengan ungkapan terima kasih atau apresiasi. Ini menunjukkan bahwa kamu menghargai partisipasi audiens. Misalnya, “Terima kasih atas pertanyaannya, ini topik yang menarik.”

4. Klarifikasi Jika Diperlukan

Jika pertanyaannya kurang jelas, jangan ragu untuk meminta klarifikasi. Misalnya, “Maaf, apakah Anda bisa mengulangi atau memperjelas pertanyaannya?”

5. Ambil Waktu untuk Memikirkan Jawaban

Jangan terburu-buru menjawab. Beri dirimu beberapa detik untuk berpikir agar jawaban yang kamu berikan lebih matang dan tepat sasaran.

6. Jawab dengan Singkat dan Jelas

Ketika menjawab, pastikan jawabanmu singkat dan langsung ke intinya. Jangan berbelit-belit, karena hal itu bisa membingungkan audiens.

7. Berikan Penjelasan Lebih Jika Diperlukan

Jika pertanyaannya membutuhkan penjelasan lebih lanjut, pastikan kamu memberikan informasi yang cukup untuk memperjelas. Namun, tetap jaga agar jawabannya tidak terlalu panjang.

8. Jangan Takut Mengakui Jika Tidak Tahu

Jika kamu tidak tahu jawabannya, jujur saja. Sampaikan bahwa kamu akan mencari tahu dan memberi tahu mereka nanti. Misalnya, “Itu pertanyaan yang bagus. Saya perlu memeriksa kembali informasinya dan akan menghubungi Anda setelah ini.”

9. Tetap Tenang Jika Mendapat Pertanyaan Sulit

Pertanyaan sulit terkadang bisa mengejutkan. Namun, tetaplah tenang dan hadapi dengan kepala dingin. Fokus pada solusi dan jawaban yang relevan.

10. Hindari Jawaban yang Terlalu Defensif

Jika ada pertanyaan yang terasa menantang, hindari jawaban defensif. Tetap profesional, dan coba pahami perspektif audiens yang bertanya.

11. Gunakan Data atau Fakta Pendukung

Saat menjawab pertanyaan, jika memungkinkan, sertakan data atau fakta pendukung. Ini akan membuat jawabanmu lebih kuat dan kredibel.

12. Pastikan Bahasa Tubuhmu Mendukung

Perhatikan bahasa tubuh. Jaga kontak mata, jangan menyilangkan tangan, dan jaga postur yang terbuka. Bahasa tubuh yang positif bisa mendukung jawaban yang kamu berikan.

13. Jangan Memotong Pertanyaan

Biarkan audiens menyelesaikan pertanyaannya sebelum kamu menjawab. Memotong bisa terkesan tidak sopan dan membuat audiens merasa tidak dihargai.

14. Perhatikan Waktu

Jawablah pertanyaan sesuai dengan alokasi waktu yang tersedia. Jika ada banyak pertanyaan, usahakan untuk menjawab dengan ringkas namun tetap jelas agar waktu tidak habis hanya untuk sesi tanya jawab.

15. Akhiri dengan Ringkasan atau Kesimpulan

Setelah menjawab, tutup jawabanmu dengan ringkasan singkat atau kesimpulan. Ini membantu memastikan bahwa audiens memahami poin-poin yang kamu sampaikan dengan jelas.

Dengan menerapkan 15 cara menjawab pertanyaan presentasi di atas, kamu akan lebih siap menghadapi pertanyaan dalam presentasi dan tetap tampil profesional. Sesi tanya jawab bisa menjadi kesempatan untuk memperdalam diskusi dan membangun hubungan yang lebih baik dengan audiens.


Ingin mengetahui lebih lanjut terkait layanan desain, animasi dan training kami?

Hubungi kami di: